<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Agama Langit dan Agama Bumi</title>
	<atom:link href="http://religi.wordpress.com/2007/03/16/agama-langit-dan-agama-bumi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://religi.wordpress.com/2007/03/16/agama-langit-dan-agama-bumi/</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Sat, 31 Oct 2009 06:05:52 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: bambang soenarjo</title>
		<link>http://religi.wordpress.com/2007/03/16/agama-langit-dan-agama-bumi/#comment-270</link>
		<dc:creator>bambang soenarjo</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 11 Oct 2009 14:21:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://religi.wordpress.com/2007/03/16/agama-langit-dan-agama-bumi/#comment-270</guid>
		<description>Semua penganut agama apapun yang penting aplikasinya terhadap sesama mahkluk Tuhan didunia,apakah mereka2 itu telah berbuat baik atau malah memusuhinya,ingatlah manusia tidak bisa hidup tanpa manusia lain,maka dari itu berbaik-baiklah terhadap manusia lain,meski harus berbeda agama atau kepercayaan,salam sejahtera untuk semuanya</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Semua penganut agama apapun yang penting aplikasinya terhadap sesama mahkluk Tuhan didunia,apakah mereka2 itu telah berbuat baik atau malah memusuhinya,ingatlah manusia tidak bisa hidup tanpa manusia lain,maka dari itu berbaik-baiklah terhadap manusia lain,meski harus berbeda agama atau kepercayaan,salam sejahtera untuk semuanya</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: goerame</title>
		<link>http://religi.wordpress.com/2007/03/16/agama-langit-dan-agama-bumi/#comment-269</link>
		<dc:creator>goerame</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 Oct 2009 08:55:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://religi.wordpress.com/2007/03/16/agama-langit-dan-agama-bumi/#comment-269</guid>
		<description>Kita saling berbantahan laksana sekelompok orang buta yang bertengkar memperdebatkan bentuk sebuah benda yang teramat besar. Namun apapun yang mereka kemukakan tidak akan pernah benar sepenuhnya karena masing-masing hanya berpegang pada kesan yang mereka peroleh dari tempat mereka yang berbeda-beda. Hal demikian karena kapasitas mereka sangatlah terbatas untuk menggambarkan bentuk benda besar (akhbar) itu secara utuh. Bentuk itu akan lebih komplet kalau mereka bekerja sama yang didasari cinta sesama, saling membutuhkan, saling melengkapi dan menyempurnakan. Barang siapa bisa mencintai dia akan layak dicintai, kita butuh orang lain yang membutuhkan kita, barangsiapa merendahkan orang lain maka sesungguhnya orang itu masih berpribadi rendah (sombong). Setelah seseorang menganut agama tertentu ternyata kebanyakan menjadikan mereka sombong dan merasa paling benar. Kita itu masuk ke dunia laksana tembikar yang jatuh dan pecah, gambaran keesaan Tuhan hanyalah bisa dicapai kalau umat manusia bersatu dalam persaudaraan abadi yang penuh cinta dan belas kasih.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kita saling berbantahan laksana sekelompok orang buta yang bertengkar memperdebatkan bentuk sebuah benda yang teramat besar. Namun apapun yang mereka kemukakan tidak akan pernah benar sepenuhnya karena masing-masing hanya berpegang pada kesan yang mereka peroleh dari tempat mereka yang berbeda-beda. Hal demikian karena kapasitas mereka sangatlah terbatas untuk menggambarkan bentuk benda besar (akhbar) itu secara utuh. Bentuk itu akan lebih komplet kalau mereka bekerja sama yang didasari cinta sesama, saling membutuhkan, saling melengkapi dan menyempurnakan. Barang siapa bisa mencintai dia akan layak dicintai, kita butuh orang lain yang membutuhkan kita, barangsiapa merendahkan orang lain maka sesungguhnya orang itu masih berpribadi rendah (sombong). Setelah seseorang menganut agama tertentu ternyata kebanyakan menjadikan mereka sombong dan merasa paling benar. Kita itu masuk ke dunia laksana tembikar yang jatuh dan pecah, gambaran keesaan Tuhan hanyalah bisa dicapai kalau umat manusia bersatu dalam persaudaraan abadi yang penuh cinta dan belas kasih.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Iman</title>
		<link>http://religi.wordpress.com/2007/03/16/agama-langit-dan-agama-bumi/#comment-268</link>
		<dc:creator>Iman</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 Oct 2009 06:50:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://religi.wordpress.com/2007/03/16/agama-langit-dan-agama-bumi/#comment-268</guid>
		<description>Orang yang berADAB...tdk akan pernah mencela siapapun terlebih Agama ...berbeda pendapat itu syah2x saja .Saya sangat percaya ...TIDAK ADA AGAMA yng mengajarkan KEKERASAN dan KEBENCIAN ....hanya manusia2xnya saja yg terkadang SALAH MENGARTIKAN .MANUSIA itu diciptakan dengan AKAL ....akal yg dapt memilah yang baik dan buruk ...bukan sekedar CAngkang tengkorak saja .
Segala yang terjadi di muka bumi ini  MUSIBAH ...BENCANA ....PEPERANGAN ....KEBENCIAN antar agama .....adalah semua PERBUATAN MANUSIA yg TDK mempunyai AKAL ....dan Iman .....BUKAN AGAMA yang dianutnya !!!!!!!!!!!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Orang yang berADAB&#8230;tdk akan pernah mencela siapapun terlebih Agama &#8230;berbeda pendapat itu syah2x saja .Saya sangat percaya &#8230;TIDAK ADA AGAMA yng mengajarkan KEKERASAN dan KEBENCIAN &#8230;.hanya manusia2xnya saja yg terkadang SALAH MENGARTIKAN .MANUSIA itu diciptakan dengan AKAL &#8230;.akal yg dapt memilah yang baik dan buruk &#8230;bukan sekedar CAngkang tengkorak saja .<br />
Segala yang terjadi di muka bumi ini  MUSIBAH &#8230;BENCANA &#8230;.PEPERANGAN &#8230;.KEBENCIAN antar agama &#8230;..adalah semua PERBUATAN MANUSIA yg TDK mempunyai AKAL &#8230;.dan Iman &#8230;..BUKAN AGAMA yang dianutnya !!!!!!!!!!!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Satya</title>
		<link>http://religi.wordpress.com/2007/03/16/agama-langit-dan-agama-bumi/#comment-259</link>
		<dc:creator>Satya</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Sep 2009 08:35:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://religi.wordpress.com/2007/03/16/agama-langit-dan-agama-bumi/#comment-259</guid>
		<description>Ngomentari plus menjelek-jelekkan agama orang menggebu2.Giliran agamanya di komentari??? sifat aslinya keluar...kacian deh lo.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ngomentari plus menjelek-jelekkan agama orang menggebu2.Giliran agamanya di komentari??? sifat aslinya keluar&#8230;kacian deh lo.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Satya</title>
		<link>http://religi.wordpress.com/2007/03/16/agama-langit-dan-agama-bumi/#comment-257</link>
		<dc:creator>Satya</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Sep 2009 10:24:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://religi.wordpress.com/2007/03/16/agama-langit-dan-agama-bumi/#comment-257</guid>
		<description>@blukuthuk .Anda menulis bahwa Sang penulis ternyata punya kebencian yang melebihi kebencian orang yang beragama.Saya beragama Hindu.. coba deh baca baik2 artikel itu..bukankah artikel itu adalah bentuk jawaban dari klaim sepihak yg ditulis oleh oknum2 agama anda ? kalau sekarang yg menulis artikel ini menyanggah plus plus memaparkan kelemahan agama anda ,anda sendiri marah..saran saya anda mawas diri dulu.

Tidak terhitung tulisan2,cerita2,acara2 di TV,kotbah para ulama yang langsung atau tidak langsung menjelek2kan agama Hindu.Terus komentar anda mengenai itu gmn ? jadi sebaiknya anda harus introspeksi diri dulu deh.Ibaratnya anda koar2 bilang orang lain pencuri trus orang lain balik bilang anda perampok anda marah...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@blukuthuk .Anda menulis bahwa Sang penulis ternyata punya kebencian yang melebihi kebencian orang yang beragama.Saya beragama Hindu.. coba deh baca baik2 artikel itu..bukankah artikel itu adalah bentuk jawaban dari klaim sepihak yg ditulis oleh oknum2 agama anda ? kalau sekarang yg menulis artikel ini menyanggah plus plus memaparkan kelemahan agama anda ,anda sendiri marah..saran saya anda mawas diri dulu.</p>
<p>Tidak terhitung tulisan2,cerita2,acara2 di TV,kotbah para ulama yang langsung atau tidak langsung menjelek2kan agama Hindu.Terus komentar anda mengenai itu gmn ? jadi sebaiknya anda harus introspeksi diri dulu deh.Ibaratnya anda koar2 bilang orang lain pencuri trus orang lain balik bilang anda perampok anda marah&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: muhammad yesus syiwa budha</title>
		<link>http://religi.wordpress.com/2007/03/16/agama-langit-dan-agama-bumi/#comment-254</link>
		<dc:creator>muhammad yesus syiwa budha</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Sep 2009 04:05:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://religi.wordpress.com/2007/03/16/agama-langit-dan-agama-bumi/#comment-254</guid>
		<description>saya setuju bahwa dalam soal agama ini memang kita harus kritis. apalagi sampai sekarang tak ada satupun manusia didunia ini yang bisa membuktikan bahwa semua kitab suci memang asal usulnya dari Tuhan. semua kan hanya klaim. siapa yang melihat muhammad pernah bicara langsung sama tuhan? atau yang melihat yesus dan musa langsung bicara dengan tuhan? atau yang melihat para nabi itu berbincang-bincang dengan malaikat jibril atau siapapun yang katanya adalah &#039;&#039;calo&#039;&#039;-nya Tuhan untuk menyampaikan wahyu kepada manusia? Terus, mengapa pula ada  klaim bahwa tuhan tidak menurunkan wahyu lagi kepada manusia? apakah tuhan sudah mati?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya setuju bahwa dalam soal agama ini memang kita harus kritis. apalagi sampai sekarang tak ada satupun manusia didunia ini yang bisa membuktikan bahwa semua kitab suci memang asal usulnya dari Tuhan. semua kan hanya klaim. siapa yang melihat muhammad pernah bicara langsung sama tuhan? atau yang melihat yesus dan musa langsung bicara dengan tuhan? atau yang melihat para nabi itu berbincang-bincang dengan malaikat jibril atau siapapun yang katanya adalah &#8221;calo&#8221;-nya Tuhan untuk menyampaikan wahyu kepada manusia? Terus, mengapa pula ada  klaim bahwa tuhan tidak menurunkan wahyu lagi kepada manusia? apakah tuhan sudah mati?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: bara</title>
		<link>http://religi.wordpress.com/2007/03/16/agama-langit-dan-agama-bumi/#comment-244</link>
		<dc:creator>bara</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Aug 2009 08:48:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://religi.wordpress.com/2007/03/16/agama-langit-dan-agama-bumi/#comment-244</guid>
		<description>Menurut saya tidak penting mendiskusikan soal posisi agama2, mana yang benar atau kurang benar. Saling menghormati...itulah yang penting...


Jika saling tuduh siapa yang pernah melakukan kekerasan..........

Semua umat baik Hindu, Kristen, Islam, Yahudi, orang2 Pagan.....semuanya PERNAH......lihatlah bagimana perang telah mewarnai sejarah dunia dari jaman Nebukanezar Babylonia ......bahkan hingga sekarang.Siapakah......yang SALAh.....MANUSIA....bukAN AGAMAnya&#039;

Silahkan saja....mau tetap ATHEIS, KRISTEN, YAHUDI, ISLAM, BUDHA, HINDU, dll, ......namun tetap saling menghargai.

Namun demikian sejarah umat ini pasti akan menuju sebuah PERANG BESAR antara yang haq dan yang bathil (yang takkan terhindarkan karena ulah manusia juga).....Silahkan setiap penganut agama punya keyakinannya sendiri2......karena nanti toh setiap orang akan bertanggungjawab sendiri2 terhadap amal dan perbuatannya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Menurut saya tidak penting mendiskusikan soal posisi agama2, mana yang benar atau kurang benar. Saling menghormati&#8230;itulah yang penting&#8230;</p>
<p>Jika saling tuduh siapa yang pernah melakukan kekerasan&#8230;&#8230;&#8230;.</p>
<p>Semua umat baik Hindu, Kristen, Islam, Yahudi, orang2 Pagan&#8230;..semuanya PERNAH&#8230;&#8230;lihatlah bagimana perang telah mewarnai sejarah dunia dari jaman Nebukanezar Babylonia &#8230;&#8230;bahkan hingga sekarang.Siapakah&#8230;&#8230;yang SALAh&#8230;..MANUSIA&#8230;.bukAN AGAMAnya&#8217;</p>
<p>Silahkan saja&#8230;.mau tetap ATHEIS, KRISTEN, YAHUDI, ISLAM, BUDHA, HINDU, dll, &#8230;&#8230;namun tetap saling menghargai.</p>
<p>Namun demikian sejarah umat ini pasti akan menuju sebuah PERANG BESAR antara yang haq dan yang bathil (yang takkan terhindarkan karena ulah manusia juga)&#8230;..Silahkan setiap penganut agama punya keyakinannya sendiri2&#8230;&#8230;karena nanti toh setiap orang akan bertanggungjawab sendiri2 terhadap amal dan perbuatannya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Reyn</title>
		<link>http://religi.wordpress.com/2007/03/16/agama-langit-dan-agama-bumi/#comment-243</link>
		<dc:creator>Reyn</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Aug 2009 01:55:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://religi.wordpress.com/2007/03/16/agama-langit-dan-agama-bumi/#comment-243</guid>
		<description>Sebenarnya semua agama adalah histori sama dengan kebudayaan bahasa dll, semua tempat dimuka bumi punya histori sendiri2 europe timteng asia dll, semua berlomba2 untuk mencari pengikut contoh yang mudah adalah hurup2 latin A sampai Z yang kita gunakan sekarang adalah hasil influenz orang2 latin yang menyebarkan hurupnya keseluruh dunia..agama kristiani known pertama kali dibawa ketanah air oleh orang portugis, islam dibawa pertama kali oleh pedagang2 india yang berjualan ditanah air, intinya saling influenz (mempengaruhi) sudah ada sejak dahulu kala dan tidak akan pernah berhenti
Yang paling baik menurut saya (maaf hanya pandangan) kita terima sesuatu yang baik menurut kita dan tolak yang menurut kita kurang baik, karena baik dan buruk sebenarnya variable yang mudah dipisahkan dengan nalar, yang susah adalah ego kita sendiri yang menganggap kita lebih baik dari yang lain, terima kasih.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sebenarnya semua agama adalah histori sama dengan kebudayaan bahasa dll, semua tempat dimuka bumi punya histori sendiri2 europe timteng asia dll, semua berlomba2 untuk mencari pengikut contoh yang mudah adalah hurup2 latin A sampai Z yang kita gunakan sekarang adalah hasil influenz orang2 latin yang menyebarkan hurupnya keseluruh dunia..agama kristiani known pertama kali dibawa ketanah air oleh orang portugis, islam dibawa pertama kali oleh pedagang2 india yang berjualan ditanah air, intinya saling influenz (mempengaruhi) sudah ada sejak dahulu kala dan tidak akan pernah berhenti<br />
Yang paling baik menurut saya (maaf hanya pandangan) kita terima sesuatu yang baik menurut kita dan tolak yang menurut kita kurang baik, karena baik dan buruk sebenarnya variable yang mudah dipisahkan dengan nalar, yang susah adalah ego kita sendiri yang menganggap kita lebih baik dari yang lain, terima kasih.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Gede_Adi</title>
		<link>http://religi.wordpress.com/2007/03/16/agama-langit-dan-agama-bumi/#comment-231</link>
		<dc:creator>Gede_Adi</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Jul 2009 04:43:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://religi.wordpress.com/2007/03/16/agama-langit-dan-agama-bumi/#comment-231</guid>
		<description>membaca komentar diatas, banyak yang menyebut bahwa tulisan/ artikel ini asal2n. Mungkin alangkah baiknya dengan membandingkan juga pada referensi yang disertakan. Bila anda pernah membuat karya tulis/ skripsi/thesis yang benar2 hasil kerja keras anda pasti anda tau bahwa referensi itu tdk asal2n ditaruh.

mengenai masalah kebencian penulis pada agama lain yang teramat besar, saya sebagai org yang berkeyakinan sama dengan penulis--Hindu, lebih tepat mengatakan bukan membenci agama melainkan membenci beberapa org dari agama lain yang berusaha merubah keyakinan dengan berargumen menghina keyakinan saya. Mungkin berusaha mengubah keyakinan org itu benar tapi jika anda sendiri yg dibelokkan ajarannya dgn cara2 terhina apakah anda tdk marah?. Ini adalah suatu bentuk perlawanan yang bisa dikatakan berpendidikan. Kita diserang dengan cara2 kotor hanya berdasarkan pemikiran sempit dan rasa bahwa ajaran saya lebih tinggi darimu dilawan dengan cara yang lebih halus, berdasar kuat bukan asal membalas.

masalah agama langit dan agama bumi, saya lebih cenderung melihat agama sebagai suatu bagian dari kebudayaan suatu bangsa. Alasan saya y karena tdk ada saksi yang objektif yang mampu membuktikan ajaran agama itu diturunkan dari langit. Contoh dalam budaya misalnya munculna angka nol (0). Jika saya katakan angka nol pertama kali berasal dari peradaban India apakah anda setuju? karena dunia umumnya mengenal angka nol dari arab. Jika kita lihat sejarah bangsa2 jaman dahulu apakah tdk mustahil terjadi invasi arab ke india? jika y, berkait dengan munculna peradaban HIndu, apakah benar berawal di tahun 1500 SM, seperti yang ditulis oleh max muller dan pernyataa malangnya akan adanya ras arya?

mengenai keagungan tuhan. Di setiap ulasan agama2 yang ada saya melihat bahwa TUHAN MAHA PENGASIH dan PeNYAYANG. Yang berbeda adalah ada tidaknya tulisan: BAGI UMATNYA (saya ragu apakah tambahan kata ini adalah tambahan manusia yang fanatik sempit pada ajaran agamanya atau memang tersurat demikian). Di Hindu sendiri (melihat dari hakikat SANATANA DHARMA, bukan ritualnya), TUHAN MAHA PENGASIH DAN PENYAYANG bagi semua ciptaannya untuk itu pula HINDU mengenal rasa cinta kasih tdk hanya bagi sesama manusia namun juga dengan TUHAN dan MAkhLUK REndah lainnya. Karena HINDU mengenal kehidupan yang selaras dalam aliran KARMA. Jika kau berbuat baik pada org lain maka org lainpun akan baik padamu. Mungkin pengertian sederhana dari karma ini ada di ajaran agama lain namun dengan nama yang berbeda.

memahami semua ajaran agama lebih tepat jika saya katakan harus memiliki jiwa seni yang tinggi sebab makna sejati yang tersirat dalam kitab suci (kecuali HINDU: Pustaka Suci) sebenarnya tersembunyi dalam keindahan kata2 yang digunakan (ingat perbandingan sastra lama dgn sastra baru dimana sastra lama bahasanya klise). Apakah kitab suci bisa dikatakan sastra? jelas ya sebab dia berupa rangkaian kata yang mungkin paling bermakna. 

(sebagai perbandingan) Kembali melihat hakekat pandangan HIndu dalam SANATANA DHARMA, saya berpendapat bahwa agama-agama yang ada di dunia ini ibarat sungai dan tuhan itu samudra luas. di dunia ini tidak hanya ada satu sungai, tapi banyak dan kebanyakan tdk berhubungan sama sekali, bergerak di alur masing2. Toh pada akhirnya mereka mengalir ke samudra/ lautan yang sama (coba lihat di globe sebenarnya lautan/ samudra itu hanya ada satu, daerah berwarna biru di luar daratan yang saling berhubungan)

agama boleh berbeda-beda namun yang kita sebut TUHAN sebenarnya satu, universal, SANG PENCIPTA. Coba saja anda berpikir logis, jika tuhan berbeda-beda tentu rupa/ciptaannya berbeda2. Bisa saja saya sangat jauh berbeda dari anda, misalna bermata empat bertangan 1 telinga lebar dll. tapi kenyataannya kita semua dalam bentuk dasar yang sama bukan?

kembali pada HIndu yang menyembah patung. Memang Hindu ada patung (di Bali disebut arca) yang tujuannya lebih membantu manusia mendekatkan diri pada PENCIPTA bukan menyembah patung. Karena Tuhan di Hindu itu Acintya, tdk terdefinisikan berwujud seperti apa. Hindu g bisa asal-asalan menyebut &quot;ouh... PENCIPTA itu laki-laki&quot; &quot;ouh.. PENCIPTA itu perempuan&quot; &quot;ouh... PENCIPTA itu waria&quot; karena memang PENCIPTA itu sungguh misteri. Pernahkan kau melihat tuhan sehingga bisa menentukan tuhan itu berwujud apa?

Ulasan kembali ke Hindu, seperti yang ditulis saudara gunawanzz: &quot;Namun di sisi lain, saya merasa bahwa suatu ajaran yang anti kekerasan mutlak tampak terlalu ideal&quot;. Memang kelihatan sangat terlalu ideal. Di simak lagi, Hindu mengenal ajaran karma (sebab akibat). sebab baik berakibat yang baik pula, begitu sebaliknya. Apakah Hindu tidak boleh melawan? menurut pikiran saya Boleh! Namun dengan cara yang lebih beradab, berpendidikan (untuk apa punya akal), hati nurani, menimbang baik dan buruk. Seperti Bom Bali, jika yang mebom adalah org HINDU dengan dalih agama di tempat yang lain, saya yakin org HINDU di dunia akan mencela perbuatan itu sebab Hindu mengajarkan cinta kasih kepada semua makhluk, bukan golongan tertentu. Jika ada org yg seperti itu, contohnya amrozy cz, saya pikir islam bukan mengajarkan demikian, tapi orgnya lah yang salah mengartikan (seperti yang telah saya katakan, membaca kitab suci itu perlu seni).

Bila ada yang mengatakan bahwa karena suatu kemalangan, Hindu disebut agama (walupun secara implisit), saya akui, pemahaman Hindu saya lebih cenderung Hindu sebagai way of life. Pustaka Weda sebagai dasar Hindu tidak hanya memuat apa yang baik dan apa yang buruk namun juga ttg ritual, dsb. Kitab2 diluar weda pun banyak mengulas hel kehidupan misalnya sumbangan Hindu dalam dunia kedokteran: Ayurweda/Ayurvedic dan Yoga (yang menurut sebagian org bisa menyesatkan ajaran agama, tapi sebenarnya murni untuk kesehatan--yang ada bagian2 latihannya tanpa mantra dan nyaman bila ajaran lain mengikuti (jika takut mengucapkan mantra))

Tulisan saya ini bukan sebagai ajang Hindu sebagai agama yang paling benar. Tidak! sebab Hindu tdk membenarkan pengakuan itu. Tulisan ini lebih cenderung pada sanggahan saya pihak-pihak yang menjelek-jelekkan Hindu.

TERAKHIR: kita semua berkutat pada agama. Satu pertanyaan saya:
&quot;APAKAH SEORANG ATHEIS YANG BAIK BUDI BISA MASUK SORGA?&quot; JIKA TIDAK, SEBERAPA KUASAKAH KITA MENJUGDE SEORANG ITU TIDAK MAMPU MENUJU SORGA?
*pengertian sorga secara umum dari semua agama: tempat indah penuh kebahagiaan dan kedamaian selepas kita mati (koreksi saya jika definisi sorga itu secara garis besar bukan tempat Kedamaian)
*atheis setau saya adalah bentuk pencapan pada seseorang yang tdk mempercayai keberadaan TUHAN</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>membaca komentar diatas, banyak yang menyebut bahwa tulisan/ artikel ini asal2n. Mungkin alangkah baiknya dengan membandingkan juga pada referensi yang disertakan. Bila anda pernah membuat karya tulis/ skripsi/thesis yang benar2 hasil kerja keras anda pasti anda tau bahwa referensi itu tdk asal2n ditaruh.</p>
<p>mengenai masalah kebencian penulis pada agama lain yang teramat besar, saya sebagai org yang berkeyakinan sama dengan penulis&#8211;Hindu, lebih tepat mengatakan bukan membenci agama melainkan membenci beberapa org dari agama lain yang berusaha merubah keyakinan dengan berargumen menghina keyakinan saya. Mungkin berusaha mengubah keyakinan org itu benar tapi jika anda sendiri yg dibelokkan ajarannya dgn cara2 terhina apakah anda tdk marah?. Ini adalah suatu bentuk perlawanan yang bisa dikatakan berpendidikan. Kita diserang dengan cara2 kotor hanya berdasarkan pemikiran sempit dan rasa bahwa ajaran saya lebih tinggi darimu dilawan dengan cara yang lebih halus, berdasar kuat bukan asal membalas.</p>
<p>masalah agama langit dan agama bumi, saya lebih cenderung melihat agama sebagai suatu bagian dari kebudayaan suatu bangsa. Alasan saya y karena tdk ada saksi yang objektif yang mampu membuktikan ajaran agama itu diturunkan dari langit. Contoh dalam budaya misalnya munculna angka nol (0). Jika saya katakan angka nol pertama kali berasal dari peradaban India apakah anda setuju? karena dunia umumnya mengenal angka nol dari arab. Jika kita lihat sejarah bangsa2 jaman dahulu apakah tdk mustahil terjadi invasi arab ke india? jika y, berkait dengan munculna peradaban HIndu, apakah benar berawal di tahun 1500 SM, seperti yang ditulis oleh max muller dan pernyataa malangnya akan adanya ras arya?</p>
<p>mengenai keagungan tuhan. Di setiap ulasan agama2 yang ada saya melihat bahwa TUHAN MAHA PENGASIH dan PeNYAYANG. Yang berbeda adalah ada tidaknya tulisan: BAGI UMATNYA (saya ragu apakah tambahan kata ini adalah tambahan manusia yang fanatik sempit pada ajaran agamanya atau memang tersurat demikian). Di Hindu sendiri (melihat dari hakikat SANATANA DHARMA, bukan ritualnya), TUHAN MAHA PENGASIH DAN PENYAYANG bagi semua ciptaannya untuk itu pula HINDU mengenal rasa cinta kasih tdk hanya bagi sesama manusia namun juga dengan TUHAN dan MAkhLUK REndah lainnya. Karena HINDU mengenal kehidupan yang selaras dalam aliran KARMA. Jika kau berbuat baik pada org lain maka org lainpun akan baik padamu. Mungkin pengertian sederhana dari karma ini ada di ajaran agama lain namun dengan nama yang berbeda.</p>
<p>memahami semua ajaran agama lebih tepat jika saya katakan harus memiliki jiwa seni yang tinggi sebab makna sejati yang tersirat dalam kitab suci (kecuali HINDU: Pustaka Suci) sebenarnya tersembunyi dalam keindahan kata2 yang digunakan (ingat perbandingan sastra lama dgn sastra baru dimana sastra lama bahasanya klise). Apakah kitab suci bisa dikatakan sastra? jelas ya sebab dia berupa rangkaian kata yang mungkin paling bermakna. </p>
<p>(sebagai perbandingan) Kembali melihat hakekat pandangan HIndu dalam SANATANA DHARMA, saya berpendapat bahwa agama-agama yang ada di dunia ini ibarat sungai dan tuhan itu samudra luas. di dunia ini tidak hanya ada satu sungai, tapi banyak dan kebanyakan tdk berhubungan sama sekali, bergerak di alur masing2. Toh pada akhirnya mereka mengalir ke samudra/ lautan yang sama (coba lihat di globe sebenarnya lautan/ samudra itu hanya ada satu, daerah berwarna biru di luar daratan yang saling berhubungan)</p>
<p>agama boleh berbeda-beda namun yang kita sebut TUHAN sebenarnya satu, universal, SANG PENCIPTA. Coba saja anda berpikir logis, jika tuhan berbeda-beda tentu rupa/ciptaannya berbeda2. Bisa saja saya sangat jauh berbeda dari anda, misalna bermata empat bertangan 1 telinga lebar dll. tapi kenyataannya kita semua dalam bentuk dasar yang sama bukan?</p>
<p>kembali pada HIndu yang menyembah patung. Memang Hindu ada patung (di Bali disebut arca) yang tujuannya lebih membantu manusia mendekatkan diri pada PENCIPTA bukan menyembah patung. Karena Tuhan di Hindu itu Acintya, tdk terdefinisikan berwujud seperti apa. Hindu g bisa asal-asalan menyebut &#8220;ouh&#8230; PENCIPTA itu laki-laki&#8221; &#8220;ouh.. PENCIPTA itu perempuan&#8221; &#8220;ouh&#8230; PENCIPTA itu waria&#8221; karena memang PENCIPTA itu sungguh misteri. Pernahkan kau melihat tuhan sehingga bisa menentukan tuhan itu berwujud apa?</p>
<p>Ulasan kembali ke Hindu, seperti yang ditulis saudara gunawanzz: &#8220;Namun di sisi lain, saya merasa bahwa suatu ajaran yang anti kekerasan mutlak tampak terlalu ideal&#8221;. Memang kelihatan sangat terlalu ideal. Di simak lagi, Hindu mengenal ajaran karma (sebab akibat). sebab baik berakibat yang baik pula, begitu sebaliknya. Apakah Hindu tidak boleh melawan? menurut pikiran saya Boleh! Namun dengan cara yang lebih beradab, berpendidikan (untuk apa punya akal), hati nurani, menimbang baik dan buruk. Seperti Bom Bali, jika yang mebom adalah org HINDU dengan dalih agama di tempat yang lain, saya yakin org HINDU di dunia akan mencela perbuatan itu sebab Hindu mengajarkan cinta kasih kepada semua makhluk, bukan golongan tertentu. Jika ada org yg seperti itu, contohnya amrozy cz, saya pikir islam bukan mengajarkan demikian, tapi orgnya lah yang salah mengartikan (seperti yang telah saya katakan, membaca kitab suci itu perlu seni).</p>
<p>Bila ada yang mengatakan bahwa karena suatu kemalangan, Hindu disebut agama (walupun secara implisit), saya akui, pemahaman Hindu saya lebih cenderung Hindu sebagai way of life. Pustaka Weda sebagai dasar Hindu tidak hanya memuat apa yang baik dan apa yang buruk namun juga ttg ritual, dsb. Kitab2 diluar weda pun banyak mengulas hel kehidupan misalnya sumbangan Hindu dalam dunia kedokteran: Ayurweda/Ayurvedic dan Yoga (yang menurut sebagian org bisa menyesatkan ajaran agama, tapi sebenarnya murni untuk kesehatan&#8211;yang ada bagian2 latihannya tanpa mantra dan nyaman bila ajaran lain mengikuti (jika takut mengucapkan mantra))</p>
<p>Tulisan saya ini bukan sebagai ajang Hindu sebagai agama yang paling benar. Tidak! sebab Hindu tdk membenarkan pengakuan itu. Tulisan ini lebih cenderung pada sanggahan saya pihak-pihak yang menjelek-jelekkan Hindu.</p>
<p>TERAKHIR: kita semua berkutat pada agama. Satu pertanyaan saya:<br />
&#8220;APAKAH SEORANG ATHEIS YANG BAIK BUDI BISA MASUK SORGA?&#8221; JIKA TIDAK, SEBERAPA KUASAKAH KITA MENJUGDE SEORANG ITU TIDAK MAMPU MENUJU SORGA?<br />
*pengertian sorga secara umum dari semua agama: tempat indah penuh kebahagiaan dan kedamaian selepas kita mati (koreksi saya jika definisi sorga itu secara garis besar bukan tempat Kedamaian)<br />
*atheis setau saya adalah bentuk pencapan pada seseorang yang tdk mempercayai keberadaan TUHAN</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Iksan Sanjaya</title>
		<link>http://religi.wordpress.com/2007/03/16/agama-langit-dan-agama-bumi/#comment-228</link>
		<dc:creator>Iksan Sanjaya</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Jun 2009 02:25:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://religi.wordpress.com/2007/03/16/agama-langit-dan-agama-bumi/#comment-228</guid>
		<description>Saya tidak beragama, jadi tidak bisa berkomentar utk tulisan diatas.
Hanya saja, saya berusaha menyerahkan diri saya ( secara wujud &amp; non wujud ) untuk Tuhan, tanpa perantara agama.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya tidak beragama, jadi tidak bisa berkomentar utk tulisan diatas.<br />
Hanya saja, saya berusaha menyerahkan diri saya ( secara wujud &amp; non wujud ) untuk Tuhan, tanpa perantara agama.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
