Puasa ala Kejawen

:: PUASA ala KEJAWEN ::-

Puasa dan tapa adalah dua hal yang sangat penting bagi peningkatan spiritual seseorang. Disemua ajaran agama biasanya disebutkan tentang puasa ini dengan berbagai versi yang berbeda.
Menurut sudut pandang spiritual metafisik, puasa mempunyai efek yang sangat baik dan besar terhadap tubuh dan fikiran. Puasa dengan cara supranatural mengubah sistem molekul tubuh fisik dan eterik dan menaikkan vibrasi/getarannya sehingga membuat tubuh lebih sensitif terhadap energi/kekuatan supranatural sekaligus mencoba membangkitkan kemampuan indera keenam seseorang. Apabila seseorang telah terbiasa melakukan puasa, getaran tubuh fisik dan eteriknya akan meningkat sehingga seluruh racun,energi negatif dan makhluk eterik negatif yang ada didalam tubuhnya akan keluar dan tubuhnya akan menjadi bersih. Setelah tubuhnya bersih maka roh-roh suci pun akan datang padanya dan menyatu dengan dirinya membantu kehidupan nya dalam segala hal.
Didalam peradaban/tradisi pendalaman spiritual ala kejawen, seorang penghayat kejawen biasa melakukan puasa dengan hitungan hari tertentu (biasanya berkaitan dengan kalender jawa). Hal tersebut dilakukan untuk menaikkan kekuatan dan kemampuan spiritual metafisik mereka dan untuk memperkuat hubungan mereka dengan saudara kembar gaib mereka yang biasa disebut SADULUR PAPAT KALIMA PANCER.
apapun nama dan pelaksanaan puasa, bila puasa dilakukan dengan niat yang tulus, maka tak mungkin akan membuat manusia yang melakoninya celaka. Bahkan medis mampu membuktikan betapa puasa memberikan efek yang baik bagi tubuh, terutama untuk mengistirahatkan oragan-oragan pencernaan.
Intinya adalah ketika seseorang berpuasa dengan ikhlas, maka orang tersebut akan terbersihkan tubuh fisik dan eteriknya dari segala macam kotoran. Ada suatu konsep spiritual yang berbunyi “matikanlah dirimu sebelum engkau mati”, arti dari konsep tersebut kurang lebih kalau kita sering ‘menyiksa’ tubuh maka jiwa kita akan menjadi kuat. Karena yang hidup adalah jiwa, raga akan musnah suatu saat nanti. Itulah sedikit konsep spiritual jawa yang banyak dikenal. Para penghayat kejawen telah ‘menemukan’ metode-metode untuk membangkitkan spirit kita agar kita menjadi manusia yang kuat jiwanya dan luas alam pemikirannya, salah satunya yaitu dengan menemukan puasa-puasa dengan tradisi kejawen. Atas dasar konsep ‘antal maut qoblal maut’ diatas puasa-puasa ini ditemukan dan tidak lupa peran serta para ghaib, arwah leluhur serta roh-roh suci yang membantu membimbing mereka dalam peningkatan spiritualnya.

>>> Macam-macam puasa ala Kejawen :
1. Mutih
Dalam puasa mutih ini seseorang tdk boleh makan apa-apa kecuali hanya nasi putih dan air putih saja. Nasi putihnya pun tdk boleh ditambah apa-apa lagi (seperti gula, garam dll.) jadi betul-betul hanya nasi putih dan air puih saja. Sebelum melakukan puasa mutih ini, biasanya seorang pelaku puasa harus mandi keramas dulu sebelumnya dan membaca mantra ini : “niat ingsun mutih, mutihaken awak kang reged, putih kaya bocah mentas lahirdipun ijabahi gusti allah.”

2. Ngeruh
Dalam melakoni puasa ini seseorang hanya boleh memakan sayuran / buah-buahan saja. Tidak diperbolehkan makan daging, ikan, telur dsb.

3. Ngebleng
Puasa Ngebleng adalah menghentikan segala aktifitas normal sehari-hari. Seseorang yang melakoni puasa Ngebleng tidak boleh makan, minum, keluar dari rumah/kamar, atau melakukan aktifitas seksual. Waktu tidur-pun harus dikurangi. Biasanya seseorang yang melakukan puasa Ngebleng tidak boleh keluar dari kamarnya selama sehari semalam (24 jam). Pada saat menjelang malam hari tidak boleh ada satu lampu atau cahaya-pun yang menerangi kamar tersebut. Kamarnya harus gelap gulita tanpa ada cahaya sedikitpun. Dalam melakoni puasa ini diperbolehkan keluar kamar hanya untuk buang air saja.

4. Pati geni
Puasa Patigeni hampir sama dengan puasa Ngebleng. Perbedaanya ialah tidak boleh keluar kamar dengan alasan apapun, tidak boleh tidur sama sekali. Biasanya puasa ini dilakukan sehari semalam, ada juga yang melakukannya 3 hari, 7 hari dst. Jika seseorang yang melakukan puasa Patigeni ingin buang air maka, harus dilakukan didalam kamar (dengan memakai pispot atau yang lainnya). Ini adalah mantra puasa patigeni : “niat ingsun patigeni, amateni hawa panas ing badan ingsun, amateni genine napsu angkara murka krana Allah taala”.

5. Ngelowong
Puasa ini lebih mudah dibanding puasa-puasa diatas Seseorang yang melakoni puasa Ngelowong dilarang makan dan minum dalam kurun waktu tertentu. Hanya diperbolehkan tidur 3 jam saja (dalam 24 jam). Diperbolehkan keluar rumah.

6. Ngrowot
Puasa ini adalah puasa yang lengkap dilakukan dari subuh sampai maghrib. Saat sahur seseorang yang melakukan puasa Ngrowot ini hanya boleh makan buah-buahan itu saja! Diperbolehkan untuk memakan buah lebih dari satu tetapi hanya boleh satu jenis yang sama, misalnya pisang 3 buah saja. Dalam puasa ini diperbolehkan untuk tidur.

7. Nganyep
Puasa ini adalah puasa yang hanya memperbolehkan memakan yang tidak ada rasanya. Hampir sama dengan Mutih , perbedaanya makanannya lebih beragam asal dengan ketentuan tidak mempunyai rasa.

8. Ngidang
Hanya diperbolehkan memakan dedaunan saja, dan air putih saja. Selain daripada itu tidak diperbolehkan.

9. Ngepel
Ngepel berarti satu kepal penuh. Puasa ini mengharuskan seseorang untuk memakan dalam sehari satu kepal nasi saja. Terkadang diperbolehkan sampai dua atau tiga kepal nasi sehari.

10. Ngasrep
Hanya diperbolehkan makan dan minum yang tidak ada rasanya, minumnya hanya diperbolehkan 3 kali saja sehari.

11. Senin-kamis
Puasa ini dilakukan hanya pada hari senin dan kamis saja seperti namanya. Puasa ini identik dengan agama islam. Karena memang Rasulullah SAW menganjurkannya.

12. Wungon
Puasa ini adalah puasa pamungkas, tidak boleh makan, minum dan tidur selama 24 jam.

13. Tapa Jejeg
Tidak duduk selama 12 jam

14. Lelono
Melakukan perjalanan (jalan kaki) dari jam 12 malam sampai jam 3 subuh (waktu ini dipergunakan sebagai waktu instropeksi diri).

15. Kungkum
Kungkum merupakan tapa yang sangat unik. Banyak para pelaku spiritual merasakan sensasi yang dahsyat dalam melakukan tapa ini. Tatacara tapa Kungkum adalah sebagai beikut :
a) Masuk kedalam air dengan tanpa pakaian selembar-pun dengan posisi bersila (duduk) didalam air dengan kedalaman air se tinggi leher.
b) Biasanya dilakukan dipertemuan dua buah sungai
c) Menghadap melawan arus air
d) Memilih tempat yang baik, arus tidak terlalu deras dan tidak terlalu banyak lumpur didasar sungai
e) Lingkungan harus sepi, usahakan tidak ada seorang manusiapun disana
f) Dilaksanakan mulai jam 12 malam (terkadang boleh dari jam 10 keatas) dan dilakukan lebih dari tiga jam (walau ada juga yang memperbolehkan pengikutnya kungkum hanya 15 menit).
g) Tidak boleh tertidur selama Kungkum
h) Tidak boleh banyak bergerak
i) Sebelum masuk ke sungai disarankan untuk melakukan ritual pembersihan (mandi dulu)
j) Pada saat akan masuk air baca mantra ini :
“ Putih-putih mripatku Sayidina Kilir, Ireng-ireng mripatku Sunan Kali Jaga, Telenging mripatku Kanjeng Nabi Muhammad.”
k) Pada saat masuk air, mata harus tertutup dan tangan disilangkan di dada
l) Nafas teratur
m) Kungkum dilakukan selama 7 malam biasanya

16. Ngalong
Tapa ini juga begitu unik. Tapa ini dilakuakn dengan posisi tubuh kepala dibawah dan kaki diatas (sungsang). Pada tahap tertentu tapa ini dilakukan dengan kaki yang menggantung di dahan pohon dan posisi kepala di bawah (seperti kalong/kelelawar). Pada saat menggantung dilarang banyak bergerak. Secara fisik bagi yang melakoni tapa ini melatih keteraturan nafas. Biasanya puasa ini dibarengi dengan puasa Ngrowot.

17. Ngeluwang
Tapa Ngeluwang adalah tapa paling menakutkan bagi orang-orang awam dan membutuhkan keberanian yang sangat besar. Tapa Ngeluwang disebut-sebut sebagai cara untuk mendapatkan daya penglihatan gaib dan menghilangkan sesuatu. Tapa Ngeluwang adalah tapa dengan dikubur di suatu pekuburan atau tempat yang sangat sepi. Setelah seseorang selesai dari tapa ini, biasanya keluar dari kubur maka akan melihat hal-hal yang mengerikan (seperti arwah gentayangan, jin dlsb). Sebelum masuk kekubur, disarankan baca mantra ini :
“ Niat ingsun Ngelowong, anutupi badan kang bolong siro mara siro mati, kang ganggu maang jiwa insun, lebur kaya dene banyu krana Allah Ta’ala.”

Dalam melakoni puasa-puasa diatas, bagi pemula sangatlah berat jika belum terbiasa. Oleh karena itu disini akan dibekali dengan ilmu lambung karang. Ilmu ini berfungsi untuk menahan lapar dan dahaga. Dengan kata lain ilmu ini dapat sangat membantu bagi oarang-orang yang masih ragu-ragu dalam melakoni puasa-puasa diatas. Selain praktis dan mudah dipelajari, sebenarnya ilmu lambung karang ini berbeda dengan ilmu-ilmu lain yang kebanykan harus ditebus/dimahari dengan puasa. Selain itu syarat atau cara mengamalkannyapun sangat mudah, yaitu :
1. Mandi keramas/jinabat untuk membersihkan diri dari segala macam kekotor
2. Menjaga hawa nafsu.
3. Baca mantra lambung karang ini sebanyak 7 kali setelah shalat wajib 5 waktu, yaitu :
Bismillahirrahamanirrahim
Cempla cempli gedhene
Wetengku saciplukan bajang
Gorokanku sak dami aking
Kapan ingsun nuruti budine
Aluamah kudu amangan wareg
Ngungakna mekkah madinah
Wareg tanpa mangan
Kapan ingsun nuruti budine
Aluamah kudu angombe
Ngungakna segara kidul
Wareg tanpa angombe
Laailahaillallah Muhammad Rasulullah

Selain melakoni puasa-puasa diatas masyarakat kejawen juga melakukan puasa-puasa yang diajarkan oleh agama islam, seperti puasa ramadhan, senin kamis, puasa 3 hari pada saat bulan purnama, puasa Nabi Daud AS dll. Inti dari semua lakon mereka tujuannya hanya satu yaitu mendekatkan diri dengan Allah SWT agar diterima iman serta islam mereka.

About these ads

252 Tanggapan to “Puasa ala Kejawen”

  1. misar Says:

    pingin tau lebih jelas lagi dong

  2. misar Says:

    saya mau lihat doa sadulur papat kalima pancer .doa atau niat dan bacaannya niat puasa senin kamis terus sama saya pernah buka untuk ilmu kebal saya lupa bukanya diapa . terima kasih

  3. masbayoe Says:

    Puuunteeen……Lam Kenal Yaach
    Kalau nggak salah saya pernah artikel ini dimanaaaaaaa gitu….sebagian ada yang di http://www.kaskus.us apa yaach….!!!!!!

    Hehehehehehe

  4. zulkarnain Says:

    saya ingin sangat berguru dengan penulis dan mempelajari secara langsung tatacara puasa

  5. Siti hadijah Says:

    Hallo? Sangat menarik tulisan mengenai kejawen melalui prosedural puasanya. Tapi apakah setiap melakukan puasa harus berdoa yang dianut oleh agama Muslim? Bisakah kita melakukannya tanpa mantra2 tersebut? Bukankah Tuhan itu Maha Tahu dan kita tidak harus meminta (dalam hal ini, benar2 ikhlas/ pasrah) dalam melakoni puasa kejawen diatas karena niat tulus itu kan yang akan diberikan petunjukNya dengan tanpa ke-Pamrih-an kita? Terima Kasih.

  6. hasan Says:

    tanks banget ak mo ngelakonin, buat ketentraman& kemakmuran dunia akhirat

  7. saya Shynex Says:

    gak ada comentara macam macam tp saya ingin !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!1

  8. saya Shynex Says:

    mohon kirim ke E mail saya alamat anda !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!2

  9. saya Shynex Says:

    tanya : bagaimana cara mendidik sedulur papat saya , skrng mereka lagi bandel bandel nya ?????!!!!!!!!!!!!!!!!3 Thanks

  10. Eyang suro Says:

    eheeem…..egheeeem……..

  11. rudykusuma Says:

    Bagaiman caranya untuk puasa weton dan doa mantranya apa aja.

  12. anton Says:

    mas puasa mutih untuk semua tujuan niatnya sama???

  13. Abdun_99 Says:

    Puasa kejawen ?!?!?!?!?

    menurut islam puasa kejawen tu nggak ada,
    hati-hati lho,
    soalnya bisa masuk bid’ah,

    memangsih bid’ah tu ada 2 :
    1. Bid’ah yang boleh,(yang berhubungan dengan penemuam2) sperti jahitan baju, mobil, kacamata, dll
    2. Bid’ang yang ngga’ boleh (yang berhubungan dengan syariah), seperti puasa kejawen, sesajen, dan lain-lain

    tapi menurut saya puasa kejawen tu masuk yang ngga’ boleh.
    yang disunahkan tu puasa senin-kamis, puasa tanggal 13,14,15 kecuali hari2 tasyrik, puasa nabi daud, tapi nggak pernah ada riwayat yang mensunnahkan puasa Mutih, patigeni dan puasa kejawen yang lainnya.

    kalo ada dalilnya mohon saya diberitahu, karena saya juga masih belajar.

    waallahuallam bissawab

    • RENDYZ Says:

      INI ILMU KEJAWEN BUKAN AGAMA ISLAM PISAHKAN

    • Ejin Says:

      Ini dr jawa bukan dr AL-Qur’an mbak. Mhon di pahami!

    • syekh siti jenar Says:

      anda yg mengatas namakn allh dan arfah di atas,ilmu anda berarti masih cetek.blm tau yg namax agama tuhan.belajarnya di tingkatkan lagi y……..

    • udin Says:

      Bismilah…

      suport!!

      • luthfee azharee Says:

        maaf ya ikut nimbrung……… seingt saya islam adalah agama yang elastis tapi tidak di olor2 gituh…. muhammad sepertinya jg pernah ngendiko kalo islam itu bisa ber akulturasi dengan budaya kan….
        trus yang saya tidak membenarkan penulis/komentatoe juga menyalahkan tapi tolong diingat sebagian puasa2 kejawen itu pernah dilakukan nenek moyang dan budaya kita. bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai budaya
        dan tolong diingat lagi pelajaran SD nya y…. bahwasanya para waliulloh juga da yang melakukan puasa2 diatas contohnya yang sudah terkenal adalah KALI JAGA
        ingat juga kalo dibenturkan dengan hadist ini
        AL-ADATU MUHAKKAMAH
        tlong jangan ngasal ngomong kita harus kaji ulang semua mulai sejarahnya(sebab2nya) juga niatanya
        karna KANJENG NABI NGENDIKO AL-A`MALU BINNIYATI

    • ekapramboza09@ovi.com Says:

      jelas ga ada dalil/hadis untuk patigeni/mutih,karna itu bahasa jawa,adanya hadis puasa ,tp itu universal yg penting maghrib buka ,
      contoh
      sembahyang ,ga ada hadisya,yg ada hadisnya solat ,pdhl keduanya sama,knpa hdis smbahyang ga ada karna itu bhsa jawa ,mkanya blajar agama jngn ama ustad yg baru mtang ,kdang dia sok tau.

    • Bangto Says:

      hati – hati mas bro yang suka bilang Bid’ah, bid’ah, bid’ah itu Islam aliran …….listrik kalee

  14. PAKDE Says:

    kita niat puasa tapi godaan selalu ada.
    dari mana godaan itu?

  15. arryo Says:

    kalo niat yg baik,allah pasti tahu.
    karena niat hati sudah kebaca apalagi kalo dilaksanakan…
    jadi kesimpulanya
    semua niat yg baik dang maksud yg baik pula hanya mau ketemu penciptanya pasti dapat anugerah.
    tapi kalo ngelakoni dengan niat nafsu”keinginan duniawi”
    setan yg masuk.
    salam

  16. sangpencari Says:

    kulo nuwon…kejawen memakai bahasa jawa,dan bahasa jawa sendidri adalah bahasa sandi tentang hakekat ilmu,spt contoh ati ati tole,,berati kita di ingatkan untuk kembali mendengarkan suara hati kita,contohnya saat kita mau pergi orang tua ,sdr ,berpesan ati ati,dan mantra2 doa itu sih sebenarnya lebih mengarah ke bahas kiasan,sandi ,bahasa sanepan..kalao kita gali ya ujung2nya ke alquran n al hadist,cuma krn taraf pemikiran orang jawa dulu sgt rendah maka para sang guru biasanya memberi wejangan dengan bahasa tsb,,,dan sampai saat inipun masih banyak orang belum masuk ke esensi mantra ,hany sekedar melakoni puasa plus tapa tanpa membedah makna yang lebih jauh atau lebih tinggi lagi,walhasil mentok2nya bisa melihat barang ghoib ,kebal,sakti,dsb dan lebih parah lagi ujung2nya merdukon atau jadi para normal orang lain di anggap ngak normal,,,,tapi ya mending dari pada jadi orang gila kayak kulo ini yang bisanya cuma komentar ngalor ngidul ujung2nya juga masih mencari alias byar pet,,,tapi saya suka banget kok dgn artikel ini,ing ndalem wicoro ono makno ugo asmo mangkuning werd,alhamdulillahirrabbil allmmin

    • Agos9141 Says:

      Assalaamu’alaikum…! Nuwon sewu poro dulor,saya hnya ingn menyampekan sdikit unek2 saya,meskipun aku blm cukup umur…! Bgini,aku pernah jandonan di rumah para manusia kejawen dan cukup jauh aku mendengarkan mereka tentang ilmu KEJAWEN,namun stlah aku teliti dan aku cermati…! Alangkah hebat dan cerdasnya mereka,sebab aku mengaitkan dg isi Agama Islam kok kayaknya ilmu Kejawen (tdk utk d slh gunakan) kok ujung2nya adalah: Memperkuat iman,mendekatkn diri,mendalami Ayat Allah SWT,dll…! Yg intinya mereka adalah melakukan ilmu kebatinan (keimanan/rohani/hati) yg bertaraf tinggi.
      Klu mengenai Islam,Al-qur’an dan Hadits,apakah kita sudah cukup tau tentang isinya? Manusia itu tingkat spiritualnya kan beda2..! Email: agos9141@yahoo.co.id

  17. Dandik Surakhman Says:

    puasa kejawen memang tidak akan ada di dalam kitab seperti alqur’an ataupun kitab kitab manapun
    karena kejawen sendiri adalah ilmu yang didapat selama mungkin jutaan tahun yang lampau sebelum alqur’an muncul
    jadi kalo fadhilah fadhilahnya ya gak akan ada
    akan tetapi mungkin sebenernya itu salah satu cara pemaksaan supaya energi tubuh dengan jiwa bisa menyatu menjadi satu
    dan mengerti tentang diri sendiri sebagai manusia tentunya
    memegang peranan dan berlakon sebagai manusia ciptaan Allah
    kalo kebal dan lain sebagainya itu sebuah bonus…
    dan bonus itu bisa diambil ataupun tidak…
    tergantung dari manusianya
    mau menjadi apa dia?
    jadi manusia sejati? atau jadi seperti setan? atau menjadi sifat malaikat?
    karena manusia punya kekuatan untuk menentukan kemana arah dan keinginannya
    siapa tau sebenarnya ini semua hanyalah cara atau proses
    dan yang pasti akan mendapatkan hasil
    yang mana setiap orang pasti berbeda beda hasilnya
    karena manusia punya kendali dan kontrol
    seperti anak kecil
    semakin dipaksa diam dia akan semakin berontak
    cukup perhatikan saja, maka ketika dia lelah maka akan berhenti dengan sendirinya

    salam

    • KANGJENG SUSUHUHUN PRABU SAKTI MANDRAGUNA ING MATARAM Says:

      oh ya…sumpah lo..? wkwkkwk… bgini ya.. saya ga perlu puasa tetek bengek kyk bgini, karena saya turunan raja jawa Mataram yg bercampur dgn turunan Sunan Geseng, jadi saya sudah sakti dari sananya!! whoahahahahhaha… hanya puasa senin & kamis serta puasa selang-seling nabi Daud AS yg saya lakukan!! karena ini sunah Kangjeng Rasulullah SAW, so.. puasa mutih no way!!!

  18. Dandik Surakhman Says:

    dalam hal ini doa doa yang ada di dalam kejawen juga hanyalah sebatas bahasa yang mempunyai makna
    seperti halnya bahasa arab ataupun bahasa manapun
    pasti ada yang mempunyai makna mendalam dan bisa menarik kekuatan alam kedalam dirinya
    jadi…
    doa apapun tergantung penggunanya
    digunakan jelek atau baik…
    :)

  19. gndonsintinksingoramelungedanningjamanedan Says:

    urun rembug saking kawula ingkang tasih bodho buanget.

    PUASA dlm budaya jawa -kejawen- mmg tdk trmask sunnah (di timteng -jazirah arab- tdk kenal budaya jawa). Tirakat -NGOLAH BATHIN, NGASAH PIKIR- adl ajaran turun-temurun yg mmg bs mberi MANFAAT bg si pelaku yg dg tulus iklas mlaksanakn. Budaya ini jg mrupakn satu pelajaran BUDI PEKERTI jawa yg diyakini sdh berusia sngt tua (info+ : http://www.joglosemar.co.id/kejawen/method.html). Slama ini mmg tdk ada dalil yg mmbahas langsung ttg hal ini. Yg perlu dicamkan adl AL QURAN mmbimbing kita utk brtindak baik & benar. (Rasulullah SAW lah sebaik-baiknya teladan bg kita).
    ESENSI dari usaha berpuasa tsb adl utk pencapaian keHarmonisan hubungan antara yg dicipta dg SANG PENCIPTA. Tentu tujuan ini sangat didambakan stiap insan makhluk ciptaan ALLAH SWT.

    Ttg PUASA WETON, mmiliki tujuan utk menghormati orang tua kita trutama, IBUNDA(“smoga slalu dlm lindungan GUSTI ALLAH, Yaa Rabbana”) -dari rahimnyalah kita terwujud-. Puasa ini dilakukan spt puasa biasa, pd saat hari kelahiran pelaku (mis. Lahir jum’at legi, pd hari pasaran inilah puasa weton dikerjakan, mlm hrnya kita berdoa pd ALLAH)

    Ttg “sedulur” lebih lengkapnya KAKANG KAWAH ADHI ARI-ARI, SEDULUR PAPAT LIMA PANCER. Dlm kejawen dipercayai, kita punya sodara2 yg sll mngikuti & mmbantu mnjaga kita. Dg berpuasa tsb, meningkatkan jalinan sodara yg lbh kuat, menahan nafsu amarah, lapar, haus, bukan sbaliknya malah ngumbar nafsu,angkara murka, iri dengki, fitnah, mangan kewaregen, brgaya hedonis, hal2 yg mnimbulkn kesedihan bg “SEDULUR” shg mrk malas, tdk mau bantu kita.
    Bila kita telaah, keyakinan adanya Kakang Kawah Adhi Ari-ari Sedulur Papat Lima Pancer adl SANEPAN, yaitu pngibaratan dari elemen Air, Tanah, Api, Udara.-maybe, who knows-. Bila kita ngrusak elemen2 tsb mk dlm diri kita tentu akan mjd rusak bukan?

    Jadi SELAMAT BG YG MELAKSANAKAN, lakukanlah dg spenuh hati tulus iklas. Jangan memaksakan diri bila belum mampu, sabar.
    Jgn jadikan hal duniawi sbg tujuan. Panca Indera lbh tajam, tubuh kebal, otot kawat balung wesi, bisa “ini-itu” yg aneh2 hanyalah bonus belaka, jangan jdkan diri kita sombong, angkuh, pamer kadigdayan, dumeh pinter terus keblinger & akhirnya kita mjd org2 JAHIL (bodoh) yg brbuat merugikan masyarakat.

    Semoga ALLAH S.W.T menjadikan bangsa negara kita bangsa yg bersyukur, bermartabat, dengan para pemimpin dan masyarakat yg berbudi pekerti luhur. Nuwun

    • luthfee azharee Says:

      setuju
      saya juga pernah baca disuatu buku yg merujuk ke kitb QUR`AN bahawa kita itu mempunyai roh2 yg ikut dlm setiap manusia

      bahakan KANJENG NABI NGENDIKO SSUNGGUHNYA SETIAP MANUSIA MEMPUNYAI SETAN SENDIRI2 lalu sahabat bertanya APAKAH ANADA JUGA PUNYA Y ROSUL Nabi menjawab Y TAPI AKU DI BERI KUASA OLEH ALLAH UNTUK MENAKLUKKANNYA….
      bisa diambil kesimpulan bahwa nabi ja di berikan kuasa untuk menaklukkan setannya maka kita patut mencontoh beliau bagaimana beliau bisa kita juga bisa walopun di tingkatan paling rendah sekalipun

  20. Antok Says:

    Ngikut Donk..Mau Nanya Padatemen Semua..!!!
    Sejatine Urep Kuwi opo????
    Bantuin pren…

  21. sutarno45 Says:

    urip kuwi kroso!

  22. bledek akhir zaman Says:

    sugeng sedoyo mawon kagem sedulur engkang podo ngumpul2,urun rembuk nggeh..kathah sanget makna kejawen serto arti kang dipon kandung eng ndalem pitutur kromo jawi kanthi kalebet ing sastro sanepo utawi sanepan.lan sedoyo niku mboten ucul sangkeng kesinggungan agama islam mulai sangkeng artinipun gesang ngantos tumekane pati, contonipun poso weton,monggo dipon buka sejarah nabi muhammad selalu poso weton sak derengipon di angkat dados rosul.terus tradisi maulid,lan islam mlebet ing tanah jawi nalikane nabi muhammad tasek dereng isro miroj {versi baru sesuai literatur kuno ing naskah bongso cino }suroan ugo kalebet ing ndalem wulan islam assuro..kranten alus budi pekerti lan tuture poro ngulama kuno ing ndalem nyebaraken agame islam kanthi ngati2 lan seduluran..lho kok nglantur to yo ngomong nopo kulo wau pon di lebet aken manah bileh wonten engkang kirang pas lhawong kulo tas ngliler dadi nggeh radi nglindur…hidup adalah perjanjian seperti nama juga perjanjian..maka saksikanlah hai jiwa yang di persaksikan di saat di sumpah di hadapan sang rabb nya{alquran} bahwa tidak ada yang berhak di sembah kecuali tuhan yang esa alloh azza wazzalla..

  23. Batara linglung Says:

    Assalammualaikum..Sugéng rawuh,jgn pikir macam2 ttg puasa2 diatas..ingat pesan rasul smua amal itu tergantung niatnya..so np koq repot..anda yakin ini cara mendekat ke allah lakukan..bila ragu2 jgn lalukan..simple kan??dan perlu di gris bwahi..tiap diri punya ‘wadah’ yg berbeda2..dmana allah berfirman aku beri kemulian kpd insan yg kuhendaki,dan ku hinakan insan yg ku maui..so walau kt puasa2 macam klau allah gak mau didekati ama kita mau bilang apa??maksa..kita ini hamba yg ini hina,bodoh,kotor,kecil.miskin..lalui aza hdup ini nurut sejroning telénge ati..amin wassalam

  24. BEJO MULYADI Says:

    Apakah seperti yang di tulis diatas masih relefan untuk jaman seperti sekarang ini contohnya seperti ngluweng itukan kalau saat ini ketahuan pihak yang berwajib kan tidak di perbolekkan dan didalam ajaran agama kan tidak ada yang mengupas tentang seperti yang di tulis diata. dan apa manfaatnya untuk apa

  25. ezzadin abas Says:

    saya dari malaysia,bapa jawa ibu cina,dan pernah mengamalkan nya,ketika amalan hati kita tulus dan luhur hingga dapat menitiskan air mata ketika berzikir dan berwirid dan saya rasa perkara pokok nya adalah hati dan nawaitu kita insyallah allah itu maha mengetahui asal kita jangan melencong insyallah

  26. puding Says:

    mau boleh ato ndak aku mau ikut aah….

  27. abu najla Says:

    paramitra sadaya. Khususe sing rumangsa agamane islam. Masalah puasa iku masalah ibadah, boh puasa sunat atawa puasa wajib iku neng agama islam wis ana tuntunane. Dadi aja nganti melu-melu sing ora ana dalile mengko klebu pagawean sing bid’ah, kang pungkasane pegawean mau bakal sia-sia malah-malah klebu pagawean sing nyesatake. Aturan puasa kejawen ben wae kanggo sing rumangsa pemahamane satuhu aturan kejawen.Silih ngurmati wae. Tapi sing rumangsa yakin agamane islam aja nganti melu-melu. Kudu nduweni prinsip ngene “aku wong njowo tapi islam, aja nganti aku wong islam tapi njowo” dadi dicampur aduk , malah kleru. Ben wae sing rumangsa kejawen nglakoni apa sing dadi keyakinane…ngono lho

    • heinrich Says:

      bener banget, mas.
      ojo nganti melu2 bid’ah sing dilarang, mengko ibadah2e awake dewe ora ketrimo kabeh. naudzubillah !! mugo2 Allah tetep paring dalan sing lurus. Amin.

    • joker Says:

      bidah utowo dudu kan ajarane wong arab. bagi wong jowo, duwe ajaran dewe sing luwih adiluhung tinimbang ajaran arab. dadi, nek poso model kejawen asile kok luwih nentremake, iku sing diarani ibadah saktemene. ora njaluk pahala, utowo ngemis suwargo.

      gusti Allah iku ora bakulan suwargo. ora pilih kasih. sopo sing temen bakal tinemu.

      • kangmas adinegoro Says:

        Nyuwun panapunten,kulo setuju sanget menopo ingkang dipun aturaken mas joker sopo seng temen bakal tinemu,amargi sakpuniko kathah tiyang jawi pun ical jawine,boten mangertos sinten sejatosipun guru sejati,lali marang sangkan paraning dumadi.matur nuwun.

    • adi sucipto Says:

      mas 2 mkanya blajar agama jgn yg ama jidatnya item,bginilah jdnya,kesharian km aja 50% mlkukan bidah,skrg sy mau tanya bid’ah itu apa sih, tlong di jwb,nih email sy ekapramboza@yahoo.com .

    • adi sucipto Says:

      orang belum tau yg namanya bid’ah ,udah sok tau bid’ah,itulh akibat mndngarkn ustad 2 ber aliran wahabiah yg skrg sedang gencar di masjid2,di semua lini baik media electronik/yg lainya ,pdhl kalau budaya jawa mau di ubah menjadi budaya arab ,hancur bumi ini. Sbb orang yg phmnya blum tingg kalau ada orang ngomong jorok, asal make bahasa arab ,ksanya islami,kenapa??? artinya,bhkn nabi aj sring puasa ngrowot,tp karna di sana bhsanya arab mka bkan kejaweniah tp arabiah ,karna bkn jawa

  28. edi n Says:

    pada dasarnya setiap manusia dikaruniai akal dan pikiran. di bumi Allah ini banyak sekali ilmu2 yg tersebar, dan kita sebagai manusia yg lemah seharusnya tdk boleh menjustifikasi bahwa apa yg dilakukan orang lain itu salah, krn kita manusia lemah yg tdk mampu memahami semua ilmu2 Allah

  29. sayid agus darmanto athoriq Says:

    Kalau belajar agama Islam masih nanggung gak usah sok komentar macem-macem, apalagi ikut-ikutan memfonis bid’ah, kurafat atau haram, seperti dia yang punya sorga sama neraka.
    Puasa tidak sekedar sari’at manahan lapar dan dahaga, puasa tidak sekedar tarikat sebagaimana yang diajarkan guru-guru atau dibaca dalam kitab, namun puasa adalah haqikat mengolah jiwa dan menggali kesadaran batin menemukan sejatinya kefanaan hamba dihadapan Allah SWT yang maha kekal, puasa adalah salah satu usaha Ma’rifat hamba kepada sang pemilik asma ul-husna.
    Islam tidak selalu identik dengan lebarnya sorban, panjangnya jenggot apalagi logat bahasa yang mirip orang Arab, padahal di KTP lahirnya di emperan jati negara.
    Sunan Kali Jaga tetap sebagai sunan dengan syiar Islamnya yang seantero jagat menakui beliau sebagai salah satu penyebar agama Islan yang dibungkus dengan belangkon dikepala, pakayan ala jawa serta wayang kulitnya.
    Raden Mas Said dengan ulah sepiritualnya di tepi sungai sebagai salah satu upaya makri’fatullah sang Raden Mas Said sehingga melahirkan sosok manusia baru dengan gelar Sunan Kali Jaga.
    Sekarang siapa yang berani mengatakan dengan didasari dalil yang benar sehingga berani mengatakan ulah sepiritual yang dilakoni sang Waliyulloh Sunan Kali Jaga sebagai Bid’ah, Kurafat apalagi Haram.
    Kalau memang ada yang berani kurang ajar coba sekali-sekali tapa dipinggir sungai ciliwung barang semalem pasti besoknya jadi Wali Sampah atau yang lebih tragis ikut hanyut diseret banjir kiriman dari Bogor.

    (Tulisan ini terkusus buat Kanjeng Abdun_99)

  30. Ibnu Shinniy Says:

    Sederhana saja, puasa yang anda definisikan itu atas pengertian siapa ? Kalau Allohuta’ala dan Rasul-Nya tidak pernah memberikan pengertian seperti puasa pengertian anda, apakah anda mau mengatakan bahwa anda lebih pintar dari Rasulullah shallallahu’alaihiwasalam? Yang diutus sebagai Rasul itu siapa ? anda atau Muhammad bin Abdillah shallallahu’alaihiwasalam ? Bukankah Nabi kita yang mulia Muhammad shallallahu’alaihiwasalaam tidak pernah berkhianat akan risalah yang telah Alloh turunkan sehingga semua Risalah-Nya telah sempurna dijelaskan oleh Nabi Muhammad shallallahu’alaihiwasalam ? dan jelas jelas Alloh Subhanawata’ala sendiri yang berfirman tentang sempurnanya agama ini (yang artinya):
    “Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu. ” [al-Maa'idah:3]

    Sudah menjadi hal yang diterima oleh akal bagi orang orang yang sehat akalnya, bahwa sesuatu yang sempurna itu tidak membutuhkan perubahan, sebab jika masih membutuhkan perubahan maka sesuatu tersebut belumlah dapat dikatakan sempurna.

    Lalu jika anda masih berasumsi bahwa pengertian puasa anda ini benar, maka syari’at puasa yang telah diajarkan Rasulullah shallallahu’alaihiwasalaam itu buat apa ? Lalu para Sahabat Rasulullah pun tidak pernah ada yg punya pengertian seperti itu, apakah anda mau mengatakan generasi sahabat itu generasi yang mengigau semua karena semuanya ngelantur? Allohu Musta’an.

    Kebenaran itu punya standard, standard mana lagi yang bisa lebih benar dari pada al-Qur’an dan as-Sunnah? Sebagaimana Allohuta’ala berfirman (yang artinya):
    “Dan siapakah yang lebih benar perkataannya dari pada Allah ?” [An-Nisaa:122]
    “Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Sesungguhnya Dia akan mengumpulkan kamu di hari kiamat, yang tidak ada keraguan terjadinya. Dan siapakah orang yang lebih benar perkataan(nya) dari pada Allah ?” [An-Nisaa':87]
    Dan masih banyak lagi ayat-ayat lainnya.

    Islam ini milik Alloh, bukan punya ustad, kiyai, ajengan, syaikh dan semisalnya, kembalikanlah kebenerannya kepada Alloh dan Rasul-Nya kalau kita memang orang-orang yang beriman. Allohuta’ala berfirman (yang artinya):
    “Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Quran) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian” [An-Nisaa':59]

    Barakallahufikum.

  31. Firman Says:

    @ Ibnu Shinniy

    Assalamu’alaikum,

    Saya hanya ingin menambahkan, dari hadist diterangkan bahwa
    umat Islam telah diberi warisan oleh Nabi 2 Hal, dimana jika kita
    sebagai umat Islam berpegang teguh pada keduanya maka kita
    gak akan tersesat selama-lamanya, warisannya yaitu Al-Qur’an
    dan As-Sunnah.

    Jadi sudah jelas bagi yang mengaku sebagai umat Nabi Muhammad
    hendaknya segala ilmu yang bertebaran dimuka bumi ini disaring
    dengan menggunakan kacamata Al-Qur’an dan Al-Hadits.

    Puasa pada umat sebelum nabi muhammad ada yang 40 hari,
    tapi setelah Islam disempurnakan maka jenis-jenis puasa diluar
    kaca mata Islam bukan termasuk syari’at Islam lagi.

    Sekarang tergantung para pembaca, mau menyucikan hati atau jiwa
    dengan metode warisan Nabi atau dengan metode nenek moyang kejawen? Pilihan ada dihati anda semua

    • luthfee azharee Says:

      saya sangt setuju dengan pendapat yang satu ini tpi tolong di jawab y

      kita disuruh nyontoh KANJENG NABI tapi kita tak pernah melihat beliau kita tahu hanya dari tutur kata saja?
      trus knapa para ALIM ULAMA dan WLIULLLOH khususnya WALI 9 juga sebagian menggunakan kejawen?
      lalu knapa pula ada peryataan bahwa islam itu agama yang bisa diterima semua kasta dan toleran tapi sekarang malah mendoktrin ummatnya?

      hal doktrin yang keras dan tidak lentur serta tdk toleran inilah yang akan membuat islam KITA yang INDAH ini terpecah pecah lagi…..

      kalopun kita tidak menemukan sesuatu kebenaran sy sangat setuju kalo lebih baek ini kita kembalikan kpd ALLAH SWT dan pra kekasih ALLAH

      • zamir mirza Says:

        Assalamualaikumwarahmatullah….saya mau konsi apa yang saya rasa…
        Saya tidak pernah puasa muteh sebelum ini… lalu saya cuba….mengerti yang patut dimengerti…

        Memang benar tiada dalam hadis tiada dalam sunnah…
        Jadi kalau kalian benar mau ikut sunnah cuba kamu berkonsi sebiji korma(tamar) sama isteri kamu semasa berbuka puasa…

        kamu akan lebih mengerti kenapa orang jawa dahulu melaksana pati geni…

  32. Fega Says:

    Semua yang bisa menentukan Manusianya. Ingatlah sebelum ada agama sudah ada ADAT ISTIADAT.

  33. u_dont_haveto_know me Says:

    Bah!
    Makin kurus-lah aku puasa putih…

  34. u_dont_haveto_know me Says:

    Dan contoh ADAT ISTIADAT yang tidak sesuai dengan Al Qur’an dan As Shunnah adalah adat istiadat Masyarakat Makkah setelah lama ditinggal keturunan Ibrahim dan sebelum kedatangan ajaran Nabi Muhammad..

    Itulah ADAT ISTIADAT jahiliyah yang pasti ada di semua bagian dunia yang seharusnya dimusnahkan!
    Karena menggiring manusia kepada kesesatan!

  35. abdi berdosa Says:

    pada dasarnya puasa emg melatih kita untuk menahan hawa nafsu ke duniawian,merangsang batin kita untuk lbh mendekatkan diri pada SANG PENCIPTA..
    menurut ‘abdi berdosa’ smua itu jg tak akan ad manfaatnya JIKA kita ngga pernah menciptakan cinta kasih dgn sesama dan menghidupkan cinta kasih di setiap tempat..
    karna menurut ‘abdi berdosa’ kunci dari iman adalah ‘CINTA KASIH’ terhadap sesama,dan jika kita mampu mengHIDUPKAN cinta kasih ini MINIMAL pd lingkungan kita(keluarga), maka DAMAI SEJAHTERA akan senantia PAYUNGI hidup kita…

    AMIN….

    namun smua jg bergantung pd manusianya,bagaimana kita menyingkapi isyarat dr SANG PENCIPTA..

    ini just opini seorang abdi berdosa yg mencoba dan trus mencoba mencari ARTI HIDUP yg PENUH CINTA KASIH yg di harapkan smua umat manusia.. :)

    matur suwun…

  36. bolang Says:

    hidup di dunia ini adalah misteri dan misteri itu akan ditemukan sendiri masing2 orang, pencapaian suatu misteri berdasarkan Al Qur’an dan Al Hadist, orang akan mengatakan sesuai yang ia tahu maka tidak ada yang benar dan tidak ada yang salah. Kebenaran hanyalah milik Allah SWT.. dan tergantung dari keyakinan masing-masing orang itu sendiri.

  37. Abangan Says:

    Halah halah… Kok ada orang ceramah agama bertele-tele dalam komentar-komentar ini. Contohnya si ibnu shinny itu. Picik banget, kalau nggak boleh dibilang goblok. Itu contoh orang yang memahami agama cuma sampe sebatas kulit. Pemahamannya cuma literal alias cuma berdasarkan apa yang tertulis. Tidak menggali lebih dalam sampai ke jantungnya. Tidak sampai ke tingkat spiritualitas. Tidak sampai ke hati. Makanya itu nggak boleh, ini nggak boleh. Hahaha.. dasar ustadz bawel. Belajar lagi dong ilmu agamanya. Biar PAHAM! Biar agak naik dikit kelasnya. Jangan sampe cuma di TK doang.

    Lagian, orang jawa itu ya orang jawa.. bukan orang arab. Orang jawa punya adat istiadat sendiri. Masing-masing kelompok sosial di dunia ini punya adat sendiri. Kok mau diseragamkan. Diarab-arabkan. Ya biar aja puasa mutih, puasa pati geni, puasa ngebleng… kok dilarang. Itu kan latihan batin, latihan spiritual… bagus tho??? Daripada belajar bikin bom?? Jadi teroris??

    Belajar agama yang cuma sampai kulitnya doang itu hasilnya ya seperti itu… Ngebom… Bikin teror.. seolah dirinya sendiri yang suci, yang benar, yang paling dekat dengan Tuhan. Atau paling tidak hasilnya ya cuma se-cetek pemahamannya si Ibnu Shinny yang ngisin-isini alias malu-maluin itu.

    Buat semua yang ingin belajar puasa apapun yang sudah diterangkan di atas, maupun yang sekadar ingin tahu, TERUSKAN. Saya jamin itu sah, baik dan benar. Wong nggak ngganggu siapa-siapa kok. Kalo korupsi, ngebom, sok pinter, suka nyalah nyalahin orang lain kayak ustadz2 goblok itu.. lhaaa itu yang justru nggak sah, nggak baik, dan nggak benar. Jangan tiru2 orang kayak gitu. Ikuti hati anda sendiri. Anda tahu mana yang baik dan mana yang buruk. Oke??

  38. Dewi Pinky Says:

    Assalamu Alaikum,
    yg ingin saya tanyakan pd Bpk.Abangan alias Islam Abangan.
    Apakah Orang2 ditanah jawa ini dulu2nya tukul (tumbuh) dari tanah spt pohon ? Apa dulu2nya jatuh dari langit atau surga ? Juga apa orang2 dijawa ini bukan manusia keturunan nabi Adam yg turun dari surga ke tanah Arab ?
    Kok tulisan Bpk.Islam Abangan ini sepertinya amat membenci ajaran Islam yg benar. Apakah Bpk.Islam Abangan ini non Muslim yg berkedok Islam yg sebenarnya pengabdiannya pada Perewangan Jin/Setan ?
    Saya perhatikan tulisannya selalu ingin membelokkan ajaran2 Islam yg sudah digariskan. Dan berbau kedengkian pada Islam.
    Sadarlah Pak !

    • luthfee azharee Says:

      kalo menurut saya beliau adah cntoh orng yang mengharagai budaya
      tapi yang sy agak beratkan adalah
      y mbok g usah meleterleg semua puasa2 diatas…. ya disaring dululah
      kalo mengaku abangan contoh tuh SUNAN GIRI,SUNAN GIRI PRAPEN,SUANAN KALI JAGA…. seperti itu jadi di saring dulu
      lawong g semuanya bener

    • joker Says:

      @dewi
      semua manusia asalnya sama, sangat naif kalau anda bertanya darimana datangnya orang jawa. dalam kejawen ada istilah sangkan paraning dumadi. asal dan kembalinya sesuatu. jadi dari dan kembalinya manusia itu satu: Tuhan pencipta alam.

      anda dengan mudah juga menuduh keyakinan lain sebagai sesat. maka jangan marah kalau ada yang mengatakan keyakinan anda juga sesat.

      penganut islam arab sering tidak adil, mereka mengkafirkan dan mencap sesat kejawen, tapi kalau dikritik tidak mau, karena bagi mereka islamlah agama yang paling benar, agama yang di ridhoi allah.

      bagi saya, apapun agamanya, apapun ibadahnya, asal itu menghasilkan ketentraman pribadi dan masyarakat tak masalah. yang tidak adalah, keyakinan yang merusak. yaitu yang memusuhi keyakinan lain, mengkafirkan, dan mebuat onar.

  39. eskage Says:

    Nderek ngenyis.

    Selalu saja ditegaskan: Bahwa Rosulullah Muhammad SAW adalah manusia biasa. Bahkan ada sebagian saudara kita yang tidak memperbolehkan menyebutnya dengan “Sayyidina Muhammad.” Artinya, Islam selalu meyadarkan penganutnya bahwa Rosulullah Muhammad SAW adalah manusia belaka.

    Jadi, marilah berbeda untuk memperkaya khasanah ilmu. Jangan saling hujat, jangan saling mengklaim sesat, jangan saling silang.

    Kecuali, memang kita melihat dengan kepala sendiri apa yang dilakukan oleh Rosulullah SAW.

    Seribu tahun bukan waktu yang sebentar. Pembelokan sebuah akidah, tentunya hal yang mungkin saja terjadi. “Kelak umatku akan terpecah menjadi 70 golongan. dan yang benar hanya satu.”

    Tidak disebutkan yang satu itu apa?

    Sangat tidak etis kalau kita mengklaim sesat pada sebuah ajaran, pada sebuah kebiasaan.

    Nyuwun sewu mbok menawi klentu

  40. bobby Says:

    yang megaku islam tulen atau yang tidak setuju utnuk kejawen janganlah sok tahu atawa egois karena allah itu menciptakan manusia bukan hanya yang beragama islam saja tetapi masih banyak saudara – sudara kita yang non muslim yang diakui masih ciptaan Allah, bukankah allah itu maha segalanya tapi mengapa non muslim masih diciptakan untuk mengisi dunia ,kalau memamng non muslim bukan ciptaan allah , perintahkan saja allah untuk memusnahkan

  41. puguh lukito Says:

    sy setuju dengan tulisan diatas.. . ada gambaran di alam ini yang jarang orang memperhatikan ” seekor ulat dengan prosesnya akan menjadi kupu kupu yang cantik” proses tersebut adalah puasa.
    makasih

    • nonik Says:

      makasi untuk tulisannya yang pendek tapi jelas dan padat artinya…
      yap..setuju banget bahwa proses untuk menjadi ‘cantik’ itu adalah puasa, yang semakin meyakinkan aku pengen menjalani ‘proses’ tersebut supaya ‘cantik’ secara spiritual…itu yang paling penting bukan??? siiipppp.. ^^

  42. januar Says:

    trimakasih udah nambah pengetahuan yang jarang ada bukunya

  43. lailatul fatima Says:

    Assalamu’alaikum…
    Blog yang sangat bagus,
    Saya ingin tahu, apakah kalo mau melakukan puasa mutih misalnya saja, apakah harus dapat ijazah dari sang kyai atau sang guru???
    Kata ibu saya kalau puasa mutih boleh makan buah, gula, tempe yang penting nggak digoreng dan tidak mengandung garam.

    Menurut anda bagaimana ??

  44. arjuna Says:

    segala perbuatan tergantung niatnya
    halal dan sangat boleh puasa diatas.
    maha mengetahui allah.yang melarang yang sesat menganggap allah bodoh dan dogmatis.

  45. jimi almuslimi Says:

    bisa minta kasih tau ga sejatinya kita ini siapa,,trimakasih

  46. aji Says:

    saya kejawen yang tidak beragama apapun sesuai uu no 14 th 2007 sisminduk ktp saya agama di kosongkan, ngapunten semua agama pasti ingin baik juga penganutnya adalah orang baik yang tdk ingin keyakinanya di jelekkan..islam,kristen,hindu budha konghuchu semua adalah agama tamu tetapi selayaknya tamu tolng kami dihormati selaku tuan rumah karena panjenengan semua juga kami hormati bahkan kami persilahkan untuk dakwah dsb..prinsip kami apapun agamanya tuhan itu satu, kalo beda mempersepsikan tuhan dari setiap belahan dunia manapun sah sah saja tergantung budaya setempat,yang penting tidak ada klaim bahwa india paling benar,arab atau jawa atau agama bangsa manapun paling benar,kalau jumlah terbanyak di dunia itu kaitanya dengan ekspansi dan dakwah saja…bukan masalah paling benar,karena dogma tidak bisa di buktikan kebenaranya,TIDAK AKAN MUNCUL ALKITAB KALAU TIDAK DITEMUKAN HURUF DAN TIDAK AKAN MUNCUL HURUF KALAU TIDAK ADA BAHASA …SEMUA ALKITAB BUKAN JATUH DARI LANGIT .tapi produck bahasa manusia dalam proses mencari Tuhannya…..

  47. Tonie Says:

    Ketika kita menggunakan angle frame yang berbeda-beda…maka jadilah debat yang tak akan ada akhirnya….yeah sebenarnya pencarian jati diri itu adalah proses yang harus tiada pernah berhenti, karena hidup ini hanya sebentar saja….intinya kita hanya menunggu out of date aja, tapi akan kita apakan hidup yang hanya sebentar ini ….kenapa kita ada, apa yang harus kita lakukan, mau kemana kita…? So kita akan sadar bahwa manusia itu hanyalah debu yang tiada arti di hadapanNya, karena ciptaannya itu luar biasa besarnya…..coba lihat pake teropong hubble….(orang jawa jg harus tahu teknologi dong…red)….betapa mikro-nya bumi, betapa nano-nya manusia….lalu manusia itu dimana? Kok gak kelihatan…..yang sok subjektif, merasa benar, merasa pandai, merasa kaya, sombong dimuka bumi, tak mau menolong sesama, seakan akan hidup ini hanya buat kita sendiri, menyalahkan orang lain…..
    Aq ada yang sedikit “nyambung” antara hasil pencitraan teropong super canggihnya USA…Hubble, yang menunjukkan kejadian lahirnya bintang…sebuah ledakan yang maha dahsyat berwarnya merah menyala dan diistilahkan red rose oleh ilmuwan barat……..
    Ternyata, sambungan antara penelitian dunia rasio kita kok nyambung dengan ungkapan 1500 tahun yang lalu…..yang belum ada teknologi, belum ada teropong, belum ada buku fisika, belum ada pesawat, bahkan sepeda pun belum dibikin…..tapi ada ayat yang menyatakan…”Bila langit terbelah menjadi mawar merah bak kilapan minyak, dan kuciptakan air untuk tumbuhnya kehidupan, maka nikmat Tuhanmu yang manakah, yang akan kau dustakan” lalu kalimat ini kalimat dari siapa ya? Pak Hubble? dia belum lahir…….silakan pikir sendiri deh…..
    Manusia diciptakan hanya sebagai asesori yang tiada artinya dibanding kebesaran alam semesta…..so, gak usah neko-neko di dunia ini….”urip iku hamung mampir ngombe” istilah yang sangat dalam maknanya.
    Maka menurut hemat saya….soal pencarian jatidiri adalah proses kehidupan itu sendiri….ada banyak jalan, tapi yach tidak semuanya benar lho….walah kok malah nakuti….makanya tergantung pada keikhlasan kita dalam menerimanya, penghargaan kita, ketundukan dan keikhlasan kita akan “ilmu” yang sampai pada diri kita….jangan antipati pada satu wacana baru, karena pencarian kebenaran tak kenal berhenti….yang “njawani” jangan anti bangsa besar lainnya….hehehe….soalnya bangsa jawa ato melayu ini kan bangsa yang baik2 aja, atau biasa-biasa saja, sehingga tidak ada nabi atau kitab besar yang turun di tanah melayu….kita harus sadar ini lho….soalnya bangsa-bangsa besar yang disebut di Kitab Suci itu adalah bangsa-bangsa yang cukup ekstrim, baik ekstrim baiknya atau ekstrim jahatnya….makanya ada kenabian dan kitab suci…..bahkan bangsa jawa ato melayu gak pernah ada tuh di kitab suci…..hehehe
    Sehingga kita kudu bijak dan sadar juga bahwa ilmu kejawen itupun tidak pernah berdiri dengan sendirinya….karena yang namanya budaya adalah “gado-gado” dari berbagai kebudayaan besar lainnya…ada nilai islam, ada berakar di hindu dan budha dari India.
    So I think…..hidup itu adalah perjuangan untuk senantiasa belajar terus menerus, pencarian diri yang terus menerus untuk menyadari siapa diri kita, untuk selalu memperbaiki diri, mendekatkan dengan ke-asalan kita…yakni kembali padaNya….
    Sunan Kalijaga-pun menyatakan bahwa cara dakwahnya suatu saat ada generasi yang akan meluruskannya…itu adalah kearifan yang berbalut kecerdasan untuk membumikan ajarannya. Kearifan bahwa caranya sendiri bukan yang paling benar, meskipun terbukti efektif bagi tanah Jawa……..so andai kita percaya padaNya…kita jangan hanya berhenti di tingkat budaya atau apalah…tapi cobalah pelajari terus adakah aturan-aturan yang diberikanNya…..saya setuju pada semangat kaum “barat” kalo nyari ilmu itu jangan berhenti pada keyakinan kita saja….tapi cari sampai kemurnianya…..so nanti tiada pernah kita menunjuk yang lain hanya tahu kulitnya saja ato semacamnya…karena kitapun tidak pernah belajar tentangNya….
    So semangat cari-cari dan cari kebenaran haqiqi….gak usah nyalah2in…karena tugas kita adalah “belajar dari ayunan sampai liang kubur”…
    Maaf andaikan ada yang salah……
    Benarkan saya kalo khilaf……
    Karena kita hanyalah pembelajar…..

  48. BLuRRR... Says:

    Apa si.. fungsi nya Puasa mutihhh…….???
    Butuh Penerangan nya..

  49. Andi Says:

    Jadi apa yang diributkan? Puasanya? Kalo puasa dari jaman nabi adam, juga udah puasa mgkn puasanya orang jawa itu sebagian ajaran dari nabi2 terdahulu, berhubung orang jawa itu suka prihatin, lelaku, olah bathin, puasa sudah jadi budaya, terbawa sampai jaman masuknya islam, orang jawa dari dulu juga sudah tahu, ada 1 tuhan yang menguasai segalanya, di atas dewa2, mgkn yang disebut sanghyang jagad atau apalah, ketika islam hadir dan disebutkan bahwa tiada tuhan selain Allah, mereka melihat konsep islam cocok untuk mereka, maka mereka menyesuaikan ibadah mereka sesuai dengan ajaran islam, tetapi karena puasa secara syariat islam tidak memuaskan bathin mereka yang sudah terbiasa dengan lelaku prihatin yang lebih berat, kemudian mereka menambah qualitas puasanya dengan puasa seperti dahulu, yang diyakini dapat lebih membersihkan diri secara lahiriah dan batiniyah, bersih dari dorongan nafsu yang berasal dari makanan, tujuannya agar dapat lebih mendekatkan diri kepada Allah, menggapai Ma’rifat, semoga berkenan,..

  50. Kertaningtyas Says:

    Sangat memprihatinkan apabila seorang jawa mengasumsikan Kejawen secara negatif. Bukan hanya dapat dikatakan sebagai “wong jowo sing kelangan jawane”, melainkan dari sinilah awal mula krisis moralitas, hal mana seseorang tak lagi menghargai budaya luhur bangsa sendiri.

  51. Ki Purwanto Darono Says:

    Saudaraku sebangsa dan setanah air.

    janganlah engkau tergesa2 menilai orang lain sebelum nilaimu baik.
    Marilah kita belajar bersama dari pengalaman nenek moyang kita yaitu jawa. yg selama ini kamu anggap remeh, atau lemah cara berpikir, atau bid’ah karena poso weton tidak ada di agama islam.

    saya akan kupas satu Saja : Poso weton

    Apakah anda tahu kenapa Nabi poso Senin – kamis.
    Makanya sebelum kamu tahu maksud nabi janganlah kamu ikut2 an orang banyak, karena ikut2 tanpa tahu akan sesat.

    Nabi mengajarkan kita poso Senin, karena beliau lahir dihari senin.
    Nabi mengajarkan kita poso Kamis karena menghormati hari besar yaitu Juamt.

    Namun kenapa kalian yg lahir hari selasa, atau rabu malah puasa hari Senin. Siapakah yg bodoh.

    Nabi puasa hari kelahiran karean beliau tahu betepa besar perjuangan ibu kita saat melahirkan antara hidup dan mati, makanya dengan rasa terima kasihnya beliau mengajarkan kita poso hari kelahiran supaya kita ingat dan hormat kepada sang pencipta dan Ibu, bukan itu saja setelah kita dewasa, nomor satu orang yg kita patut hormati adalah ibu.

    sebetulnya nabi sudah memberi contoh yg benar, namun kalian saja yg salah mengartikan, memang Alquran dan Hadis itu sudah sempurna, tapi kalau yg membaca kalian akhirnya malah melenceng dan akhirnya sesat.

    Timbul sombong merasa benar menyalahkan orang kuno, yg dibilang bid’ah atau tidak ada di ajaran islam.

    Sekarang terserah anda apakah kamu tidak pernah menghormati hari kelahiranmu sama sekali seperti yg diajarkan Nabi, atau puasa menghormati hari kelahiran Nabi/orang lain, yg jelas tidak pernah di
    ajarkan Nabi.

    Pesan saya :
    Gunakan akalmu apabila melakukan sesuatu.
    Jangan melakukan sesuatu kalau tidak tahu maksudnya akan tidak sesat.
    Kalau anda tidak tahu tanyakan pada guru yg lebih mengetahui.

    Wassalam,

    Cinta Tanah Air

  52. rygs Says:

    sejatinya semua agama bertujuan sama. tidak melihat itu agama langit ataupun agama bumi. karena pada intinya semua mengajarkan kepada kebajikan dan pengabdian kita kepada tuhan. bagaimanapun caranya! cuma kadang kita terbelenggu dengan dogma yang ada, ini juga terjadi pada semua agama. terkotak-kotak dengan tuhan masing-masing. padahal tuhan adalah satu jua, yang wajib kita sembah, dan tidak ada yang bisa menggantikan dalam bentuk apapun. artinya; kita harus menjunjung tinggi ajaran agama yang ada, tidak berebut kebenaran. karena kebenaran itu apa? dan akan berbeda-beda hasilnya kalau dijabarkan sesuai dengan ajaran masing-masing agama.

  53. sopo wae Says:

    Kok pada ngebahas agama? Masalah puasa a la Kejawen ini gak ada hubungannya dgn agama.

    Kejawen ini terlepas dari agama apapun, bahkan dari suku apapun. SIAPA SAJA bisa dan boleh melakukannya.

    Orang puasa weton juga banyak dilakukan yg bukan orang Jawa, kok.

    Free your mind!

  54. ayu Says:

    Puasa bukanlah cara untuk membuat Tuhan melakukan apa yang kita inginkan.

    Puasa mengubah kita, bukan Tuhan.

  55. coba Says:

    blog sabda langit rahasia 40 hari komentar setelah aji luar biasa … kayaknya kita sangat butuh itu

  56. kulianpasa Says:

    Kul sering puasa neton. Mis weton atau neton Jumat Legi, mulai puasanya malem jumat legi sampai jumat legi bulan depan (+- 35 hari). Tampa pamrih tanpa nyuwun apa-apa. Puasa itu yang menilai Tuhan, titik. Bukan berarti makan dibalik. Sambil puasa yang sambil melaksanakan larangan dan perintah kepercayaan/keyakinannya. Kalau saya (yang cubluk ini) begitu. Sumangga.

  57. aji Says:

    buka blog sabda langit,rahasia 40 hari ..setelah komentar aji,14 feb agama kejawen lengkap

  58. Hernandes S. Says:

    serius. keyakinan itu datang bukan karena bisikan dari luar. ingat, agama berbeda dengan spritualitas. agama mencipta dogma, spiritualitas mencipta keimanan.

  59. Wayah Pengging Says:

    sebagai wayah pengging saya cuma kepengen tahu , dizaman apa sebenarnya kalian hidup , dimana kalian letakkan agama kalian …., seruan islam ditujukan kepada orang ber-iman dlm bhs jawa iman = piandel , sepertinya kok Al Qur”an pada belum di amalkan dengan benar , apa lagi hadist masih niru-niru kancane , zaman modern kok malah podo mundur , Islam itu canggih dan Al qur’an itu upto date , mari kita bersatu dibarisan Muhammad saw dengan Iman , Islam dan Ihsan …siapapun anda Islam terbuka bagi orang yang masih bernafas walau apapun kepercayaan dan piandelnya mumpung padang rembulane jembar kalangane masih ada kesempatan untuk mendirikan sholat sebagai penolong diri ……….dan tentang puasa ala jawi tolong cermati perjuangan nabi Ibrahim dalam rangka membangun ka’bah yang ada di Al Qur’an disana ada ngrowot dan ngalong dlm bhs AL Qur’an ( ARab ) jadi jangan grusa grusu…..getun tiba mburi ora prayoga …………. wallahus salam.

  60. nenk Says:

    ass. sebelumnya saya ingin bertanya??
    apa hikmah melakukan ritual seperti itu???
    mohon kasih tau saya yaaaa.
    kegunaanya pa saja??
    sekian dan terimaksih wasss

  61. sangkan paran Says:

    ass.wr.wb,sabbe satta bhavantu sukhitata(kalo dah menyangkut ajaran n aliran prinsip saya “lakum dinukum waliyadin”=bagimu ajaranmu n bagiku ajaranku(meskipun sama2 islam)setiap orang punya riwayat yg bermacam2 dalam mengartikan kitab suci dan kebanyakan berdasarkan translatenya tanpa guru yg berkompeten,seperti sekolah ada tingkatan2nya(TK,SD,SMP,SMA,KULIAH),cara kita mengartikan kitab2 suci juga sama,tinggal kita belajar dari guru TK,SD,SMP,SMA,ato dosen maka kita akan dicetak seperti pengertian dari guru pembimbing kita,dan yg sangat mengejutkan,biasanya yg paling merasa ingin mengajak orang lain agar tau bahwa dirinya paling sesuai dg kitab,biasanya cuma anak2 di level TK n SD,nilai kebanggannya jika bisa berdebat n menyajikan sesuai ajaran sang Nabi SAW,belajarlah lebih banyak n jangan cuma dari guru sejenis,cobalah belajar dari aliran yg lain seperti yg terjadi pada IMAM GHOZALI,supaya bisa menaklukkan musuh terbesar diri kita yaitu diri sendiri(sang ego)supaya menjadi lebih rendah hati dan tidak menganggap kalo aliran orang lain pastilah salah,cuma kita yg benar,ingat bahwa di akhir jaman islam pecah menjadi 73 golongan n cuma 1 yg benar yaitu ahli sunnah wal jamaah (semua golongan tersebut juga mengaku yg paling benar)semoga bermanfaat buat kita semua,sabbe satta bhavantu sukhitata

    http://kontaktuhan.org/guru/index.htm

  62. khresna Says:

    Ya sudah, sekarang kembali ke akal sehat kita masing – masing, berpikir jernih, tidak mau menang sendiri, menghargai dan menghormati orang lain dan perbedaan, tidak menghakimi orang lain, tidak merasa diri paling benar, mungkin itu akan membuat kita bijaksana. Matursembah Nuwun.

  63. Eyang joko dekik Says:

    Menawi miturut kulo sing bodo,dinul islam itu bhs arab,klo bhs jawanya agomo slamet.Jd siapapun yg slamet sampai ke rabb nya dia kembali, ya dia pasti islam atawa slamet.

  64. Eyang joko dekik Says:

    Mas-mas,sebenarnya anda itu betul semua menurut saya.Jd buat apa kalian ribut.Jd ga perlu kalian saling cemooh slg berebut plg bener.Krn kebenaran itu milik ALLAH semata.

  65. pandjiwinoto Says:

    yap bener,……tapi saya tambahkan KUNGKUM, dilakukan antara jam 12 malam ampe jam 3 doanya, niat ingsun kungkum ajeng ngelangi lan ngerekake kabel najis,kotor karna allah ta’ala kangge ……niat…….sebelum ngentas mantranya njeng sumiler kabel ngekti pati ingsun>>>>

  66. habib ali hadun Says:

    memuliakan jawa penjaga kali ?yang setarap dengan pemulung?! jawa gembel menanti bangkai lewat untik dipangan.
    memang kultur jawa orang gila dibilang mulia dibilang wali allah?
    mau menghina allah?! walinya jawa gelandangan sinting.
    sudah parah ini bangsa

  67. reogjhatillan Says:

    puasa itu bisa melihat alam ghaib karena halunisasi atau mimpi,darimanakah halunisasi dan mimpi itu? siapakah pemilik halunisasi dan mimpi?mengapa mimpi dan halunisasi sering jadi kenyataan?
    itu faktor ghaib.yang tidak begitu dimengerti manusia non jawa.
    orang jawa mencoba mendapat dan mengendalikan alam ghaib sungguh suatu hal yang mengagumkan.dan mencoba mengerti alam ghaib bukan jadi kebiasaan bangsa jawa saja.mulai dari nabi2 seperti nabi musa as.sampai ke nasa dan kedokteran serta paranormal (para ahli yang mencari mistery mimpi).orang jawa adalah bangsa terkemuka mereka lebih menguasai ilmu yang tidak dikuasai bangsa lain

  68. RENDYZ Says:

    MAAF SEBELUMNYA, KALAU YANG PUNYA BLOG INI MAU TAU LAGI KEJAWEN YANG ASLI DI SAYA ADA. KEJAWEN ARTINYA KEJAWAAN, KEJIWAAN. ITU SEBAGIAN KECILNYA. NO HP SAYA 02199107230

  69. Allah Says:

    reogjhatillan, anda orang murtad. Orang jawa yang berfikir dpt mengendalikan alam ghaib adalah orang terbodoh di dunia termasuk anda. Bertobatlah, anda bukan bangsa terkemuka yg lebih menguasai ilmu dibanding yang lain. Anda hanya orang bodoh diantara orang biasa

    • Mardiane Says:

      Jangan mengatas namakan ALLoh. Dirimu masih hamba yang sangatt bodo.
      Semuanya itu ad sejarahnya, telusuri dulu sejarahnya gimana baru bilang itu halal ato haram.

  70. harie Says:

    Urun Rembug…
    walah walah puasa koq dipermasalahkan sampai segitunya
    klo menurut saya yang namanya puasa itu semua bertujuan baik sebab puasa bertujuan untuk membersihkan diri guna meraih sesuatu. seperti contoh puasa2 kejawen
    klo kita bicara hukumnya puasa kejawen ya dah pasti ga ada patokan yang pasti karena yang dijadikan patokan / dasar adalah hukum agama, tolong bagi para pakar2 agar ditelaah lagi tentang inti dan tujuan dari puasa jangan hanya dilihat dari sisi aturan dan hukum puasa.
    klo mnrut pribadi saya ya DENGARKAN KATA HATI tentang baik dan buruknya
    sekian dan matur nuwun

    • Ust Arfah Says:

      emang lu siapa?????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????

      • harie Says:

        Bapak….
        jangan gampang emosi…
        bagaimana mau jadi panutan kalau menanggapi tulisan aja se-emosi begitu. kalau tidak cocok ya… berikan dasar2nya untuk di baca, di telaah dan dinikmati bersama sebagai sarana untuk menuju ke jalan-NYA.
        kalau komentarnya langsung menghakimi seseorang itu musrik/syirik atau apapun namanya menurut anda adalah yang paling benar, tapi disisi lain apakah anda pernah bertanya pada diri anda sendiri. sebenar apakah anda di hadapan TUHAN???

        kita semua tidak tahu puasa kejawen itu benar apa tidak, walaupun tidak ada dasarnya dalam kitab agama manapun. kita hanya bisa menikmati dan memetik hasil daripada puasa supaya kita lebih mendekatkan diri kepada sang pencipta.

        KEBENARAN hanya milik ALLAH khan…? bukan anda…???

  71. Ki Rogo Says:

    Menurut Ki Rogo sendiri apapun itu untuk kebaikan pasti akan di balas dengan kebaikan begitu juga dengan puasa baik dengan tata cara yang berbeda jika untuk kebaikan pasti dapat juga menentramkan jiwa kita, kecuali puasa yang dengan tujuan tertentu dan itu sifatnya bertolak belakang dengan apa yang di amanahkan kepada kita umat manusia yaitu kebaikan dan mendekatkan kepada sang Kholik, maka yang kita dapat adalah rasa was was yang tiada menentu

  72. Isnan Daryanto Says:

    apakah dalam puasa kejawen boleh diniati untuk meraih jabatan,

  73. arfah Says:

    haroooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooom.
    puasa itu semua tdk ada dlm islam, jadi yang melakukunnya jangan mengaku beragama islam. Syiriiiiiiiiiiiiik Akbar.

  74. harie Says:

    walah walah…. koq pada emosi yaaaa….
    bagaimana mau dibilang sebagai panutan kalau menanggapi tulisan aja sdh emosi……

    seharusnya kalau menurut saya pribadi “INI MENURUT SAYA PRIBADI” Kalau berkenan KOMENTAR, ya beri support yang mendukung. tapi kalau ga berkenan alangkah baiknya berkomentar dengan memberikan dasar/dalil atau apapun namanya, agar yang membaca tahu arah mana yang harus di tempuh.
    JANGAN HANYA (bisa di liat siapa yang emosi….)
    makaciiiihhhh

    Akur dengan SANGKAN PARAN Berkata:

  75. slamet wiyono Says:

    Salam dan bahagia; lengkap sudah yang kita baca,marilah kita ketaman melihat belajar dari bunga-bunga ditaman, ada mawar, melati, kenanga, cempaka dan lain2. Bunga2 itu memancarkan keharumannya, keindahan nya, semata-mata untuk sujud kehadirat Alloh SWT. mereka hidup rukun di tamansari. Kita lihat margasatwa dilaut ada berbagai macam ikan dengan ukuran dan speciesnya, didaratan berbagai binatang dengan aneka ragam begitu pula di udara beraneka ragam burung; masing2 hidup tertata dihabitat mereka. itu semua sudah menjadi kehendak Alloh; dan mereka semua juga selalu memuji Asma Alloh dengan cara dan kemampuannya masing2. Mawar tidak akan mencela melati yang kecil, melati tidak akan mencela bunga bangkai yang aromanya tidak enak.Muara kita semua adalah Sang Suci Allah.

    • gun jawir kediri Says:

      jawaban yang menentramkan jiwa. Tujuan utama kita mensucikan hati menuju yang suci bagaimana kita bisa sampai ke Yang Maha Suci jika hati kita dikotori iri, dengki, hasud. banyak jalan menuju ROMA, apalagi ALLAH YANG MAHA BESAR biar banyak jalan 1 yang kita tuju yaitu ALLAH TA’ALA.

  76. satrianusantara Says:

    SEBENARNYA INDONESIA DIJAJAH CHINA.KUBILAI KHAN INGIN MENGUSAI INDONESIA DENGAN MENGIRIM 2 KALI ARMADA PERANG.CHINA LICIK DAN JAHAT.TAK BISA MENGUSAI DENGAN KEKERASAN DIGUNAKAN CARA LAIN.DIKIRIM KALIJAGA MENYEBARKAN AJARAN SETAN YANG DISAMARKAN WAHYU.AJARAN KALIJAGA JUNGJUNGANNYA SETAN/BUTO TANPA KEPALA YANG SENANTIASA INGIN MEMPERKOSA WANITA.NEGERI YANG WANITANYA DILECEHKAN AKAN SENANTIASA MENDERITA.KARENA MAKHLUK SURGA TAK SUDI MEMBERI KEMAKMURAN KARENA WANITANYA DI LECEHKAN.INI SURATAN.AJARAN KALIJAGA DISEBUT SURYA SENGKALA ARTINYA JURU PENERANG YANG MENGHANCURKAN.SURYA SENGKALA ARTINYA AGAMA YANG MENGANTARKAN PADA KEHANCURAN.AGAMA YANG MENGANTARKAN PADA KIAMAT.CONTOH RIILNYA ACEH BILA SEMUA KEPULAUAN DI INDONESIA SEPERTI ACEH TERGERUS TSUNAMI 3 GENERASI CHINA MUDAH MENGUSAI INDONESIA.

  77. Alif Says:

    ASSALAMUALAIKUM…..

    Tolong donk Yang punya Ilmu Lebih,
    Saya mInta, Saya Cuman Mau tau, cara membuka mata baThin Dan menutupnya. . .

    kalo tau Nh facebook saya,,,,

    FB:alifwahyudi@gmail.com
    Mkasih atas partisipasinya
    waassalam

  78. wongjowo Says:

    poso iku soko ajaran hindu yaitu upawasa oleh orang jawa diplesetke jadi puasa diplesetkan lagi jadi poso. biasanya sebelum poso ada karamsa atau kramas. kalau islam tidak ada puasa yang ada saum.
    kalau poso weton kalau orang jawa selapan 35 hari sekali.sebab dijawa hari kelahiran ada pasarannya misal seloso kliwonm, rebo paing dll.
    rasah do padu. nanti Alloh akan menjelaskan apa yang kalian perdebatkan.

  79. muktar Says:

    apa hukumnya jika puasa mutih dibulan ramadhan..???

    tolong balas ke e-mail saya: kaptenmuktar@yahoo.com

  80. patrianda Says:

    saya tertarik dengan tulisan Puasa ala kejawennya
    mudah2an ada manfaatnya buat saya

  81. syekh siti jenar Says:

    anda apa benar2 sudah paham yang dimaksud dengan puasa muti,kenapa anda bilang hanya boleh makan nasi dan air putih padahal menurut ajaran sang pembuat dan guru purwa kejawen yang namanya puasa mutih itu boleh makan apa saja kecuali ada bumbu cabai,garam,gula dan tebu,walaupun makan ikan juga boleh asal tidak dibumbui

  82. gun jawir kediri Says:

    Biarkan mereka dengan keyakinannya. Allah saja melarang Rasul menjudge umatnya sesat (kalo ga salah denger sih gitu)

  83. thinox Says:

    semua yang ada didunia ini adalah kehendak-NYA, baik, buruk, benar, salah, hanya dengan niat karena-NYA kita serahkan hidup ini, puasa kejawen atau puasa dalam islam kalau niatnya hanya karena-NYA pasti DIA akan meridhoi. Amiin

  84. dharmma kresna Says:

    saya ingin sekali berpuasa ala kejawen tapi saya sangat sulit menjalankanya karena tidak ada gurunya langsung. saya pingin cari yang mau menajari saya tentang tata cara puasa atau tirakatan.

  85. cantrik noyogenggong Says:

    kulo tiyang alit inhkang jublub ambelelu kotonge seserepan derek seserepan agennipun metawis kejawen,ingkang badhe kulo tangletaken punopo kakang kawah adi ari-ari , lan sadulur pancer puniko awit kulo dereng mangertos menawi kejawen dipun campur kaleh agemi macem-macem, baten asli dumateng pangeran kang dumadi

  86. cantrik noyogenggong Says:

    nak jowo- yo jowo ajo dicampur-campur nine nasionalisme tapi budaya arab, india, cina, eropa kok dibawa, jangan mentang-mentang itu agama agama yang diyakini terus kacang lupa kulitnya, bahkan menjelekan bangsa dan budaya sendiri

  87. cantrik noyogenggong Says:

    jangan bilang agama langit dan agama bumi, itu konsep yang dibawa orang dengan maksud pilitik tertentu. tok kita tinggal di bumi, kalau anda mengatakan agama langit atau ikut agama langit kenapa anda tidak tinggal di langit, sebelum anda beragama dan berbicara tentang agama sebaiknya anda tahu sejarah awal agama dan budayanya kondidi apa yang terjadi dan apa yang dilakukan. kalau benar dikatakan agama sebaiknya benar buat diri kita sendiri, benar buat orang lain, tidak merugikan diri sendiri, tidak merugikan orang lain, dan bahkan tidak melakukan kesalahan sedikitpun walaupun itu lewat ucapan, berbuatan dan pikiran apa bila itu masih dilanggar tidaklah pantas disebut keyakinan agama yang benar dan mutlak

  88. good peple Says:

    kenapa pula harus diributkan antara kejawen dengan islam??
    biarlah ALLAH yang menilai,kita hanya kembali kepada-Nya

  89. mas tirto Says:

    salam utk semua

    khususnya bagi pembuat blog ini sy ingin mengklarifikasi tentang sedulur papat limo pancer itu tdk ada yang ada sedulur pitu. bagi asli kejawen pasti paham dan mengenai sedulur papat limo pancer adalah kelakuan orang arab yg membelokkan kebenaran ilmu dan budaya di tanah ibu pertiwi khususnya tanah jawa. mengenai mantra / rapal yang dibaca kenapa ditambahkan bahasa lain (arab) padahal ini ilmu jawa itu menandakan bahwa orang arab pintar menjiplak bahkan merubah yang benar jadi sesat. semua agama pasti akan mengklaim bahwa agama mereka paling benar padahal kalau kita kaji lebih mendalam agama adalah budaya2 asing yang menjajah negara kita dengan janji2 yang manis dan muluk2 bahkan menyakiti sesama manusia. dan ada yang lebih gila pemikiran orang2 bodoh bahwa ALLAH hanya milik orang muslim/islam yang lain Kafir/tdk bertuhan. tapi kenapa daerah2 yang digoncang bencana kok kantung2nya muslim/islam seperti ACEH/PADANG/BANTUL/BIMA dll. itu menandakan ALLAH murka. tapi dasar terkenal dengan bebal nya sdh dibuktikan lgs malah membelokkan dg kejadian alam kek atau apa. padahal kalau kita kaji lebih mendalam walaupun itu kejadian alam tetap ALLAH yang mengatur. sebenarnya kalau ALLAH nya orang muslim memang benar2 sakti kenapa manusia yang bukan islam tdk di binasakan itu menandakan ? .. Bangsa indonesia memang bangsa yang bodoh gampang di iming2, gampang di provokasi . khususnya orang jawa pada saat hindu masuk diterima kemudian islam masuk dilanjutkan kristen dan yg lain. lah sekarang kejawen sendiri dianggap aliran aneh apa itu tdk bodoh dan aneh. sy salut dg bangsa arab memperkenalkan budaya mereka dan biasanya di tempel bangsa cina menjajah secara ekonomi.
    yang miris lagi harta kekayaan kita dikuras sedikit demi sedikit di boyong ke arab pergi haji dg alasan rukun islam. nanti anak cucu kita tinggal menerima ampasnya krn tanah2 kita dijual . apakah itu yang dinamakan berpikiran positif kalau hanya duniawi dikejar. ingin dihormati,ingin gelar,ingin disebut dekat dg ALLAH padahal sangat jauh. orang arab yang menikmati devisa negara kita krn aslinya negara mereka tandus gersang miskin spt minyak yang digembor2kan kalau dikuras terus menerus akan habis . makanya senjata yg dipakai adalah lidah ( lidah utk menipu) seperti pepatah dunia (UNIVERSAL) mengatakan LEBIH MUDAH ONTA MASUK KE LUBANG JARUM DARIPADA ORANG KAYA MASUK SURGA . seperti kalau kita sembahyang carilah tempat tersembunyi untuk menghadap ALLAH dan berkomunikasi dg ALLAH dan jangan memperlihatkan pada manusia yg lain bahwa kamu orang Saleh/benar hanya ALLAH yg tahu. kalau kamu memberi/kurban binatang jgnlah orang lain tahu hanya ALLAH yg tahu. Agama tidak perlu dibela krn agama milik pribadi ( panggilan jiwa) bukan keturunan/paksaan. (ALLAH MAHA PENGASIH DAN PENYAYANG). ALLAH tdk perlu dibela krn ALLAH MAHA BESAR KUASANYA/MAHA SAKTI. Janganlah menjadi orang2 yang merusak/menghancurkan orang lain krn alasan membela agama atau membela ALLAH itu menandakan bahwa orang2 seperti itu tidak mengenal ALLAH dan bahkan tidak tahu apa yang dia sembah. janganlah kamu sembahyang krn sungkan/malu dengan orang lain itu pertanda kamu msh mementingkan duniawi. seperti contoh seekor ayam akan berkokok atau berbunyi layaknya seekor ayam bukan ayam itu ngomong kalau dia ayam krn apa yg diperbuat itu menandakan dia bukan ayam . seperti manusia kalau dia bilang bahwa dia benar/sakti/baik itu adalah sebaliknya manusia itu tdk benar/tidak sakti/tidak baik. mulai dari cara berpakaian dia tunjukkan dia orang yg dekat dg ALLAH itu menunjukkan dia jauh dr ALLAH .
    ALLAH tdk butuh apa2 hanya ingin manusia berbuat baik dan benar pada manusia yang lain.sekian

    • ARYO KENCENG Says:

      produk IMPORT harus segera di EXPORT ulang
      dengan begitulah maka bangsa ini bisa kembali ke kemurniannya…

  90. daruma_ofsand Says:

    sudah,jgn slg menyalahkan ato membenarkan. . .
    biarlah Allah yg membuka “tabir yg menyelimuti kebenaran”. . .
    “penyeragaman = penghancuran”
    karena biar bagaimanapun,setiap makhluk hidup di seluruh alam semesta usdah di berikan “tugas” sendiri2 oleh SANG MAHA PENCIPTA. . .
    brarti stiap 1 makhluk punya 1 tugas yang “mungkin” berbeda antara 1 dan lainnya yang tentunya saja tidak lain bertujuan untuk menyeimbangkan alam semesta. . .
    kalau smua makhluk “di paksa” dg cara yang tersurat atau pun tersirat,lalu tugas2 yang lainnya bagaimana. . .
    bukankah hanya akan menimbulkan “kehancuran”. . .?

    jangan berbicara masalah “BAIK” karena baik 2 relatif. . .
    baik bagi saya belum tentu baik bagi panjenengan. . .

    bukankah sebenarnya perbedaan 2 indah. . .???

    “BUNA TERLIHAT INDAH KARENA WARNANYA 1 SAMA LAINNYA ADA YANG BERBEDA. . .”PETIKAN GITAR TERDENGAR MERDU KARENA NADA YANG BERBEDA. . .”

    Allah MAHA PENGASIH,kalau DIA menghendaki bisa saja,”KEBAIKAN DI RUBAH-NYA MENJADI KEBURUKAN,DAN KEBURUKAN BISA DI RUBAH-NYA MENJADI KEBAIKAN. . .”

    jadi saya minta tolong panjenengan sami jangan saling menyalahkan atau membenarkan, , ,

    lakukan apa yang menjadi “panggilan jiwa” panjenengan sendiri2. . .

    menawi kula salah,kula nyuwun pangapunten ingkang estu marang panjenengan sami, , ,

    matur nuwun,

  91. daruma_ofsand Says:

    sebenarnya masyarakat jawa adalah suku bangsa yang religius,bahkan JAUH SEBELUM AGAMA HINDU,BUDHA,ISLAM MASUK. . .

    bahkan jauh sebelum agama2 itu sendiri masuk,bahkan masyarakat jawa kuno sudah mengetahui bahwa ADA YANG MENGATUR ALAM SEMESTA

    BUKAN PEREMPUAN DAN JUGA BUKAN LAKI2,MAHA PENGASIH,MAHA PENYAYANG DSB,YANG JELAS DI SANG MAHA SEGALA-GALANYA. . .

    dan juga tolong jangan mencoba menyudutkan orang2 jawa, ,
    suku bangsa jawa adalah salah 1 pilar besar bangsa indonesia, ,

    kalau ada yg mau meruntuhkan slh 1 penyangga negara,apa yg akan terjadi, , ,??(monggo di renungkan)

    beberapa jenis orang yang mudah di provokasi adalah orang2 yang mempunyai cara berfikir yang kaku,fanatik dst. . .

    jadi silahkan menjalankan apa yang panjenengan percaya n juga tolong jangan menyalahkan yang lain. . .

    setiap orang mempunyai cara berfikir yang berbeda(itulah kodrat). . .
    tapi apakah panjenengan benar2 “BENAR”. . .??

    apakah anda sudah mendapatkan “INTINYA/RASANING RASA PUNIKA”???

    sebaiknya,dalami apa yang anda percayai lakukan debngan ikhlas n jangan mencoba menyalahkan orang lain yang berbeda dengan anda. . .

    matur nuwun, ,

  92. Dinul Islam Says:

    Astaqfirullah alazim…Allah sudah menurunkan nabinya dengan kitabnya untuk meluruskan manusia yang sesat. Tidakkah kita belajar dari ummat terdahulu yang menolak islam, mereka hancur. Laku kenapa kita harus ikut dengan budaya nenek moyang…bukankah sekarang kita lebih cerdas?
    soal gaib itu urusan Allah, ingat syaitan bisa menyerupai apa saja, ia sangat pandai menyesatkan manusia, termasuk dengan berbagai cara seperti budaya kejawen…kejawen tidak bisa dijadikan patokan atau ajaran spiritual, sebab tidak ada patokan yang pasti, semuanya punya pendapat masing-masing jadi bisa kacau.
    Budaya seperti inilah yang ingin diluruskan oleh nabi dan waliyullah, termasuk Sunan Kaliga (wali songo). Beliau mengajarkan islam dengan budaya lokal, tujuaannya agar islam bisa diterima di tanah jawa. Hanya saja inti ajaran beliau yakni dinul islam tidak diterima dengan baik sehingga menimbulkan pengertian dan penafsiran yang beragam. Sungguh sangat bodoh jika kita menggantungkan nasib kita terhadap nenek moyang yang dirinya saja belum tentu selamat, mungkin saja saat ini mereka lagi disiksa di neraka karena ajarannya sudah banyak menyesatkan.
    Tapi memang jika Allah sudah menutup mata hati seseorang, maka dia akan sangat sulit untuk menemukan kebenaran…hatinya akan sekeras batu. Sungguh merugi jika adan harus mati dalam keadaan di luar ajaran islam yang kaffah…saya bukan menggurui tapi kewajiban sesama mulsim untuk saling mengingatkan…..

    Sesungguhnya Allah sudah menurunkan Alquraan dan Sunnah sebagai petunjuk, dan sangat tegas Allah mengancam bagi siapa saja ummatnya yang musrik dan ingkar

    • ARYO KENCENG Says:

      “ingat syaitan bisa menyerupai apa saja, ia sangat pandai menyesatkan manusia”………..itu memang benar.. juga tidak menutup kemungkinan terjadi pada anda.

  93. Dinul Islam Says:

    Mas tirto kalau ngomong hati-hati….anda tidak punya hak menilai Islam..ingat agama Islam itu agama terbesar di jagad ini…anda itu siapa? pengetahuan kamu kan hanya sebatas batok kepala kamu……tanpa kamu sadari azab atau laknat itu sudah ada pada dirikamu sendiri…..

    • doni Says:

      Anda bilang orang lain tidak punya hak menilai Islam, tapi anda boleh menilai keyakinan orang lain seenak udel?
      tipikal mental arab..

  94. wasit Says:

    ini hanya masukan dari saya,bagi yang beragama islam dan bingung menentukan cocok dan tidaknya poso kejawen untuk diri kita, lakukan dulu yang utama,yaitu solat fardu yang 5 waktu jagn sampai bolong ,solat tahajud(istiqomah) ,lakukan semua perintah ,jauhi semua laranganNya kemudian silahkan berpuasa…dgn syarat :
    1. niat karena ALLAH ,karena ingin mendapat ridhoNya( hati sanubari yang paling kecil yaa..?)
    2. terus belajar
    3. mohon petunjuk dari Allah
    …….naaaahh….. insyaAllah…..bakal terjawab oleh hati sanubari masing2
    nb:nikmati prosesnya …jangan terburu-buru menarik kesimpulan…
    tetap semangat..! hidup ini indah…dengan ..”damai”…

  95. ARYA PETHIET Says:

    ….jujur Q pgin ngerti gmn sich cara melaksanakan puasa ala jawa….setau aq….puasa kan g makan dalam wkt tertntu….nah pasa jawa pa jg demikian……maaf ja kaya pauasa mutih,nganyep….tu gimana jelasnya….key…thanks

  96. tobat Says:

    sebaik-baik jalan adalah jalan yang membawa keselamatan hidup di dunia dan akhirat. Dan semua sudah dicontohkan oleh RosuluLloh. Sang pencipta manusia tidak mungkin membiarkan manusia untuk mencari sendiri jalan keselamatan. maka diutuslah seorang Utusan dari golongan manusia. barang siapa yg mengikutinya pasti dia SELAMAT.. mudah sekali bukan..

  97. cari tau Says:

    ooooooohhhhhhhhhhh jadi gitu yaa…….
    maksih atas penjelasannya

  98. ilvan Says:

    semua puasa diatas tidak ada dalam ajaran Rasulullah SAW.. jgn di kerjakan

  99. JENANGABANG Says:

    Intinya orang berpuasa itu melatih menahan hawa nafsu….. Jd menurut gue sih…sah-sah saja. Yang jarang puasa biar perutnya tambah gede…….xixixixiiiii……

  100. Wadoh Says:

    Kan baca tinggal baca.. ga mau ya uda.. pake ribut pada komentar n sampe debat segala.. berisik ah

  101. o'ong purnomo Says:

    Mari kita selalu belajar untuk meningkatkan kualitas diri. Peningkatan kualitas diri dapat kita peroleh dengan belajar apa saja dan dengan siapa saja serta dimanapun juga yang mesti ada sesuatu endapan ilmu pengetahuan yang baru yang juga meningkatkan iman kita terhadap Allah swt. Jangan lupa kadang kita mendapatkan pengetahuan yang baru justru dari orang lain yang kita anggap remeh.

  102. RODO MUMETZ Says:

    kenapa ya Ajisaka memakai surban…

  103. RODO MUMETZ Says:

    manusia lahir ga bisa bicara, cuma bisa menangis, tangisannya aja cuma satu logatnya,,,oeeekk…dah itu aja…ga kreatif ya karena belum baligh…

    orang tuanya senyum kepada si bayi, mengajaknya bicara,,,,akhirnya dia bisa bicara dengan bahasa sunda, padahal orangtuanya aslinya dari persia…
    agak besar dikit….dikit aja…kemudian dia tahu pisang ambon…bagi sang balita,,,,pisang ambon adalah makanan terlezat di samping ASI ibu…
    tapi jangan salah arah, karena sigmund freud bilang bahwa hubungan antara bayi dan ibunya ketika sang bayi menyusu adalah karena faktor seksual….duh duh….si sigmund freud ini bisa menyesatkan, walau maksud dia adalah suatu sindiran kepada gejala mumetz dan pusing dalam diri manusia, ketika syetan berusaha membelokkan nurani manusia menjadi nafsu….nauzubillah…

    lantas apa yang diharapkan dari sebuah jiwa tentang rasa, persepsi dan kebenaran…

    aliran transedental dari filsafat bilang bahwa Tuhan itu seperti Dzat yang cuek, setelah mencipta Dia pergi dan tidak mengurusi penciptaanNya..
    hehe…kalau menurut saya,.,,,,memang penciptaan dan pemeliharaan itu dua unsur yang berbeda….
    hanya karena pemeliharaan itu ada karena UNSUR SETELAH, AFTER, BA’DA, SAKUWISE…..
    padahal Tuhan itu tidak terikat kata SETELAH, AFTTER, BA’DA DAN SAKUWISE…

    Tuhan itu tidak pernah belajar berbudaya dan berasimiliasi karena Dia pencipta sejati..

    sementara manusia baik Jawa, arab, sunda adalah terikat kata SAK UWISE, SETELAH, AFTER, BA’DA….

    itulah sebabnya, kenapa lebaran disebut bodo….sudah…sudah apa ya hehe?

  104. Black Sabath Says:

    Lha wong esih pada mangan karo sega… esih butuh turu… esih bisa ngrasakna geni kuwi panas… be pada ribut… malah ana sing ngelek2 waline wong jawa….
    nek ujarku.. anane peraturan kuwi karna akeh pelanggaran… neng jawa kawit gemien langka nabi lan langka agama karna ning jawa kuwi wonge adem ayem, gemah ripah loh jinawi.. tata titi tentrem…
    karna ning jawa juga wis duwe adat istiadat sing ngormati leluhure lan bisa ngregani lan ngajeni maring wong sejen…
    lha anane agama, kitap suci, lan para nabi kuwe anane neng timur tengah utamane neng wilayah arab… sing akeh wong ngumbar hawa napsu, serakah, licik… pokoke selengkap-lengkape dosa ana ning tanah arab lan sekitare… mugane muncul nabi2 sing nggawa kitabe masing2 nggo ngajarna agamane… supaya urip menungsa nengkana bisa teratur lan bener…
    balik maning kito sebagai wong jawa kudu bangga maring jawane dewek… nek dewek dandan lan duwe jeneng kaya arab dewek tetep wong jawa langka sing ngarani dewek wong arab… apa banggane sih dadi wong arab… nengkana suket/rumput be ora teyeng tukul… apa maning ngrungokna suara manuk sing merdu…
    nek ana sing ngelek-elek adat istiadate wong jawa jorna bae… “surga (jika ada) bukan milik orang arab saja koq…”
    kito wong jawa juga kudu bisa ngasah lan ngasuh ati (hati nurani) karna agama apa bae langka kanggo nggawene lan percuma nek dewek ora bisa ngresiki ati nuranine dewek…
    langka wong ning dunia iki sing bisa mbuktina dewek anane surga lan neraka….. kabeh wong musti kudu mati disit nek pengin mbuktikna anane surga lan neraka…. lan langka wong sing wis mati bisa mbalik maning urip terus crita tentang surga lan neraka…. para nabi pun bar mati ora balik urip maning terus crita kahanan nengkana (dunia kematian) terus ngomong ajarane brarti paling bener… sing ngomong ajarane si A, B atawa C paling bener pada bae pedagang kulak JERE adol NDEAN bathi DOBOL…

  105. Black Sabath Says:

    Ora usah pada ribut…
    wong jawa tetep wong jawa… walaupun nganggo sorban, jenenge diganti ke arab2an… tetep wong jawa udu wong arab…
    wong jawa tetep wong jawa… walaupun ganti jeng kaya cina, mangane bak pao… tetep wong jawa udu wong cina…
    kito kudu bangga karo jawane dewek… sing gemah ripah loh jinawi, tata titi tentrem…
    kenapa ana peraturan berarti ning nggon anane peraturan akeh pelanggaran…. kenapa neng daerah timur tengah khususe arab muncul nabi, kitab lan agama… karena menungsa ning kana akeh sing rusak morale… ibarate wektu kuwi selengkap lengkape dosa ana ning tanah arab…
    balik maning maring masalah kebudayaan lan kepercayaan.. kito kudu musti yakin seyakin2ne bahwa surga lan neraka niku sanes gadaeh wong arab lan seumborampenenipun… wong kabeh menungsa ning alam dunia iki esih butuh ngombe lan mangan, wong arab juga esih bisa ngrasakna panase geni, wong cina uga esih bisa ngrasakna lara nek di sembeleh… brarti ora liya karo wong jawa… dadi aja rumangsa paling bener… langka menungsa sing bisa mbuktikna bisa mlebu surga… termasuk para NABI… mbuh nabi sapa bae langka sing bar mati terus balik maning terus ngomong “aku mlebu surga… ajaranku paling bener… aku wis mbuktikna dewek…”
    kabeh mau ibarate esih “kulak JERE adhol NDEAN.. bathi DOBOL..”

  106. PeePenX Says:

    saya ingin tahu syarat-syarat lebih rinci tentang puasa mutih..
    karena saya ingin melakukan puasa mutih..
    berapa sendok nasi putih yg kita makan.??
    hari apa yang tepat untuk melakukan puasa trsebut.??
    tolong beri saya rinciannya..
    untuk moderator tolong kirim ke email saya..

  107. WONG SABAR&SUKUR Says:

    banyak cara n lakon yang bisa dilalui untuk mencapai Ridhl Allah hanya satu tujuan makhluk > innalillaahi wa inna illaihi rooji”uun<

  108. rizky Says:

    mz,,,sya ingin puasa mutih ,, tapi saya masih binggung klo puasa mutih yang aq pernah denger ktanya harus makan nasih putih 7 kepal dan setiap harinya turun 1kepal,, selama 7 hari ,,, apakah itu betul .,,, trus untuk sahurnya jam berapa & bukan nya jam brp ,.,. tolong informasinya lebih detail ,,,, klo isa isa kirim di email rizky_yauken@yahoo.co.id

  109. ARYO KENCENG Says:

    kenapa di tanah para nabi di palestina sampai sekarang masih terjadi perang.
    kenapa di irak dan afganistan terjadi perang
    kenapa ombak tsunami bisa melewati dataran aceh.

    layak direnungkan apa yang Tuhan lakukan untuk bangsa manusia dimuka bumi ini. mungkin ini hanya pembersihan kecil yang Tuhan lakukan untuk sampah dunia. kita hanya bisa menunggu untuk pembersihan yang lebih besar. akankah anda layak untuk dibersihkan dari muka bumi ini… siapa yang tau kalo kita hanya muter-muter disini saja. mari kita kembali ke budaya leluhur kita yang damai dan terbukti cocok untuk tanah yang kita pijak sekarang…
    sesuatu yang datang dari luar sudah selayaknya kita kembalikan ke asalnya…setuju.

  110. gofur Says:

    boleh dicoba tu???

  111. manggala maruta Says:

    sungguh ibadah yg apa bila digabungkan sangat besar manfaatnya dan akan mjd lebih baik, apalg kita sbg orang jawa… wuuuh jan apik tenan kuwi
    insya allah saya akan melaksanakannya

  112. mdlanz69 Says:

    salam hormat,,,
    saya ingin melakukan posa mutih.. tetapi ada beberapa persoalan tertimbul.
    1) boleh kita mandi menggunakan sabun dan shampoo
    2) boleh kita sikat gigi menggunakan ubat gigi.
    3) dari segi pakaian, harus kah ia putih selama menjalankan posa mutih
    4) waktu dan hari yang sesuai
    5) masa untuk makan nasi
    6) harus sahur kah
    7) cara metutup posa selepas 7 hari
    8) doa menutup
    9) dan lain2 yg terkait dengan yg diatas

  113. Mutih…oh fox..oh coca cola « My first blog….. ^_^ Says:

    [...] http://religi.wordpress.com/2007/02/05/puasa-ala-kejawen/ [...]

  114. sherryl Says:

    sungguh hebad,, masalah puasa menjadi perdebatan..
    ada yg mendukung,, ada yg menolak..
    masing2 punya dasar sendiri2..
    kenapa juga harus diributkan?
    bhineka tunggal ika.. intinya dari ibadah kan menghadap Alloh

    yg bawa2 Ajaran Hadist n AlQuran : ibadah anda sudah ikhlas untuk Alloh belum? klu sholat pikirannya kemana? Sudah ke Alloh belum? ato malah pikirannya ke istrinya,anaknya,sekolahnya,pekerjaannya? kenapa juga protes cara beribadah orang lain klu dirinya belum sempurna..

    yg mw puasa mutih,dsb : niat anda puasa untuk apa? ilmu kanuragan,naik pangkat,ilmu terawang? lah.. sama aja boong..

    (cuma komentar dari orng awam yg bosen dgn omongan orng2 JARKONI-mengajar tapi ora nglakoni)

    ^_^ yg penting eling sama Gusti Alloh di setiap saat ^_^

  115. peksijaladri Says:

    pelangi dikatakan indah karena warnanya berbeda,ada merah kuning hijau biru dll. Jadi ndak usah saling ribut,jadilah warnanya masing yang dapat berdampingan dengan warna lainya.Insya’allah indah.

  116. soega Says:

    samubarang iku gur sanepan kang mesti ono maksute mangkane ojo digebyah uyah podho asine,,,,,

  117. soega Says:

    kabeh kok bingung mendekatkan diri pd ALLAH SWT tp ora weruh sing endi sejatine ALLAH SWT utawa gusti allah,gusti allah ngono sejatine BAGUSING ATI SING GELEM MOBAH LAN MOLAH………..SUWUNNNN

  118. Bluess Says:

    SANGKAN PARANING DUMADI……………………………………

  119. Bluess Says:

    MEMAYU HAYUNING BAWONO………………..

  120. queen lady diana Says:

    maaf saya gak mau coment tpi cma ingin tau aja,halalkah puasa memutih itu?
    saya sedang dalam msalah dengan suami dalam waktu 3thun ini batin saya tresiksa sering q brtanya sana sini,smpai bnyak orang menyuruh aq menguna2i suami ,tpi alhamdulilahaq bkan trgolong orang2 yg sesat.
    suatu hari q bertnya kpd seorang tmn dan menyarankan aq puasa mutih selama 5 hri.
    pertanyaanku jika saya mekakukan puasa itu tergolong orang2 yg sesatkah aq?

  121. tahi besi Says:

    orang yang cetek ilmu bisa menolak amalan kejewen ini walaupun ianya ulamak besar. kerana dia sangka ilmu Tuhan ini hanya didalam kepala otak dia saja. jika hanya berpegang pada kitab yang tulisan berdakwat dan kertas kajang apakah itu sudah cukup? dgn hafalan hadis dan quran dibibir dgn lancar tapi hati masih liar itu yang kamu banggakan. taubatlah kamu dgn sebenar taubat dgn menjalani ritual kejawen. baru kamu tahu kamu ni siapa baru kamu tahu betapa besarnya Tuhan yang kamu percaya.

  122. Hamba Allah Says:

    Kalo menurut saya Apabila puasa kejawen itu hanya untuk menyegarkan fisik,diet tapi tidak untuk tujuan beribadah kepada Allah ga jadi masalah….Tapi kalo sudah dikaitkan dengan Ibadah Islam maka salah…..karen Nabi tidak pernah mengajarkan dan kita hanya diijinkan mengikuti cara Nabi……Wallhua’lam

  123. tahi besi Says:

    sabelum nak anggap sesuatu itu ibadah. perlu diketahui apa itu ibadah dan macam mana bisa boleh jadi ibadah. sekarang ini ramai yg mengatakan moga jadi ibadah tapi tidak tahu hujung pangkalnya. dengan mudah menganggap selain yang tiada dlm ajaran islam tidak bisa jadi ibadah walaupun kaedah itu bisa membuat kita jadi tenteram jiwa semasa melaksanakan solat,zikir atau apa saja. kerana jika diamali puasa mutih, amalan mutih, pati geni atau tapa sukma kesemuanya itu bisa mengurangi hawa nafsu kita semasa beramal. percayalah jika hanya diguna utk kesihatan saja apakah berriadah itu hanya riadah dan tidak bisa jadi ibadah..? apa itu ibadah? cuba beza antara ibadah dan amalan..? dan macammana mahu tetapkan setiap apa yang kita lakukan agar jadi ibadah..?

  124. tahi besi Says:

    jika diamati dalam ajaran islam ada aliran sufi atau yang lebih popular dengan gelaran mazhab cinta. ianya tak ubah ada persamaan dengan aliran ilmu kejawen kerana lebih kosentrasikan kpd kiblat batin dan dalam masa yang sama tidak juga membelakangkan kiblat yang zahir. jika kita hanya hadap kpd kiblat zahir tapi hati lalai maka itu namanya jika dalam istilah pengajian kita tidak kusyuk. tapi tidak diberitahu macamana mahukan caranya agar kusyuk. maka anga-angan sajalah yang kita kecapi. jika aliran sufi mereka utamakan mujahadah nafsu dgn berlapar dan berjaga malam dgn solat dan zikir. jika telah laksanakan dgn tertib latihan demi latihan iaitu mujahadah maka pasti akan hasil buah ibadah itu yakni kemanisan didalam beramal. tidak lagi buat sekadar ikut-ikutan atau pasal perlambangan agama datuk nenek ku islam.

  125. WahyuoNLy''20 Says:

    Gini daH jadiNya kebaNyakaN oRang pinteR…. Sok Teu sMua..
    oRang pFofiL bt di baca.. N kLo feeLing ya djaLani (bt ktentRamaN Hati N kRn aLLaH ta’aLa smatA) kLo Gak feeLing yaudaH cuekiN aja Ribet amat….
    Kok NambaH EKER2aN (BukaN debat)…

    aLL: IntiNya adLh.. Siapa yg nanem jaguNg ya keLak kaN Menuai jaguNg jG.. N siapa yg Nanem gaNja ya…… Bagi2 dwoNg…. Wwkwkwkwkw….

    to Mas yaN N aLL: saya minta toLong dkasiH tata caRa N syarat puasa WungoN sm pati Geni dwoNg… dR duLu peNgen bgt mumpuNg buLan depaN cuti.. :-D Cmn bt RefRensi.. BinguNg.. coZ pnjeLasaN dR stiap oRang beRbeda (teRmasuk aLm. Kakek saya)..

    MatuR sembaH NuwuN…

  126. WahyuoNLy''20 Says:

    Ohya… Ini emaiL saya… “Wahyuonly20@yahoo.co.id”
    tRimakasiH…

  127. budi setiyo Says:

    kenapa za, pada saat melakukan hening ku terasa kaya di dunia lain,,,,,???
    ku jadi binggung, sejak kejadian itu ku gak berani lagi yg namanya hening,,,,
    tolong ku kasi penjelasanya
    ku ngrasa da yg aneh pada diri aku sendiri
    dan ku juga sering di temui sebuah sinar besar banget seperti bulan ,
    pada waktu itu ku baru solat tahajud
    habis solat ku pergi keluar tiba tiba ku di datanggi sebuah sinar yg sangat besar banget tapi anehya kenapa hati aku terasa seneng banget gak merasa takut tau pa pun……
    tapi ku masih binggung ….
    apakah arti dari itu semua…….???

    • Andrew Says:

      Kalo bingung berarti belum yaqin. Kalo belum yaqin maka sia sialah semuanya. Percayalah kepada Alllah SWT, niat baik akan mendapat hal baik.

  128. iyan singo barong... Says:

    weleh..weleh….masalh puasa kok diributin….tau gk arti puasa….????? puasa itu gunanya utk melatih diri dan menahan hawa nafsu….emg puasa kejawen tdk ada dlm alquran dan hadist…..tetapi untuk meningkatkan rasa kepercayaan kepada allah swt….kita perlu melatih diri dgn berpuasa, apapun puasanya…saya bkn org jawa tp sy tdk membenarkan atopun menyalahkan..puasa kejawen tersebut……krn sah2 saja utk menjalani puasa apa saja asal tidak menyimpang dr tuntutan agama.tolong dipisahkan puasa kejawen dgn agama.kita sbg mahluk yg sempurna seharusnya kt mikir…dan bisa memilah milah…..klo tujuan puasa tersebut utk melatih diri ato utk spiritual bhatin seseorg kpd sang penciptanya silahkan….kembali pd diri msg2….jgn pake emosi donk…jgn salah islam tdk membenarkan menghina atopun mencemeeh org laen…..intropeksi diri…..krn islam agama yg disempurnakan utk merubah watak manusia yg jahilliyah ke watak yg lebih mulia…..itu aja bego amat sih…belajar lg…sana….

  129. KI LORENG KENCANA Says:

    Assalamualaikum wr.wb….

    Salam hormat untuk saudaraku se tanah air…

    Memang puasa kejawen itu tidak ada dalam ajaran islam,,tetapi kita perlu ketahui puasa kejawen itu banyak sekali manfaatnya puasa kejawen yaitu
    melatih kesabaran,mendekatkan diri kepada sang khalik mengaktifkan ilmu spiritual seseorang untuk berbagai hal,,semuanya itu atas ijin alloh swt,dulu para penyebar agama islam di indonesia juga melakukan puasa ini…Puasa ini tidak mengandung aliran sesat…Marilah kita meresapi arti puasa kejawen,namun saudara baru mengetahui puasa kejawen itu apa sech???gimana sech tata cara puasa kejawen itu???
    Banyak yang bertanya2 seperti itu…
    Marilah kita benahi diri sendiri/intropeksi saja,,apakah diri kita sudah benar dalam menjalankan suatu ibadah kepada alloh semata,,namun diri kita banyak melakukan kemaksiatan,adu domba,melecehkan orang lain…semuanya harus seiring sejalan antara ibadah dan perilaku kita,,
    Dan juga hal nya dengan puasa kejawen…Agama kita adalah islam..
    Malu dong bila umat islam di cap sebagai teroris oleh negara lain,,karena perilaku dan sikap kita yang tidak bisa dijaga…
    Kita itu manusia bukan binatang,,jangan di samain sama teroris itu sama juga menyamai BINATANG…
    Balik dari diri kita sendiri apakah diri kita sudah baik atau tidak????
    Puasa kejawen banyal sekali faedah dan manfaatnya…
    BILA ADA SALAH2 KATA TOLONG DIMAAFKAN…

  130. Nurrohmatari@yahoo.com Says:

    .askum.

  131. Nurrohmatari@yahoo.com Says:

    .ssungguhna Islam itu agama yg plg baik.
    .agama yg plg smpurna.
    .cuma, , ,
    .kbanyakan orgna yg tdk baik.
    .pdhl islam itu agama yg mudah.
    .tp org”na sndiri yg mmpersulit.
    .kbanyakan mereka itu terlalu fanatik.
    .pdhal islam sndiri mgajarkan.
    .bahwasana qt hrus mghargai orla kalau qt ingin d’hargai.
    .ingin sdkit mnambahkan wwasan.
    .ssungguhna qt smua mmiliki roh suci yg slama ini tidur d’telenging ati.
    .yg menemani qt saat qt kpanasan ‘n k’hujanan.
    .apkah kalian mnyadari itu?
    .hdup d’dunia it ibarat bunga.
    .saya ambil atjah contoh 5bunga.
    .melati itu ibaratna suka beribadah.
    .kantil putih suka hura”.
    .mawar suka mncari bondo donyo.
    .kennongo
    .dan kantil kuning.
    .qt it hrus mnempati k’5 tmpat ini, , ,
    .tdk mnempati slh satuna.
    .sya ambil cntoh melati yg ibaratna td suka ibadah, it amat baik, , ,
    .tp lok tdk mnempati yg laena akn mnjadi org yg fanatik.
    .lok ingin mnemui roh suci qt.
    .hrusna dgan mnjalankan ritual nnek moyang qt td.
    .yaitu dgan cara puasa.
    .puasa itu mmbersihkan diri.
    .jd lok qt udah bnar” bersih maka roh suci qt akan muncul ‘n bs bicara pda qt.
    .lok sudah muncul ea dia tdk jauh dr islam.
    .dia akn mmberikan tuturan yg baik.
    .misalkan mnyuruh qt sholat 5 waktu.
    .wlaupun qt tdk bs mmbaca alqur’an dgan murattal yg baik.
    .roh suci qt lah yg akn mnuntun qt, , ,
    .sbnarna mcie bnyk juja.
    .tp aq g’ enk atjah ndak d’kr mggurui.
    .saranq tdk ush debat yg tdk pntg.
    .krna ssgguhna sm atjah, , ,
    .mu’up g’ bs bnyk” soalna anggonq ngetik wezZ kesel, , ,
    .ha7x
    .lok ad slh kt it dtgna dr sya pribadi.
    .lok ad bnarna it dtgna dr Allah SWT.
    .akhirukalam.
    .wabillahi taufik wal hidayah wa ridho wal inayah.
    .wassalamu’alaikum wr wb.

  132. tahi besi Says:

    1] nas/manusia adalah sifat yg masih lalai, dalilnya dlm surah an-nas…
    2] insan sifat yg masih rugi, dalilnya dlm surah al-asr…
    3] Muhammad adalah yg terpuji…carilah jalan hakikat Muhammad…

  133. Riska Says:

    PUASA NGASREP di perbolehkan makan dan minum yg tdk ada rasanya
    mksudnya apa,,tolong dong yg bisa jelasin ke aku

  134. Nurrohmatari@yahoo.com Says:

    .to Riska:mkstna eo bole mkn appun dan kpnpun.
    .cuma, , ,
    .mknan yg qt mkn it g’ ad rsana.
    .contohna mkn tempe tp g’ pke garam.
    .dkk.

  135. Arum Says:

    Y bagus lanjutkan ,,,,,,,,

  136. harmoko Says:

    Mandi keramas itu apa ya ki??
    niat mandi keramas??

  137. Totok Haryono Says:

    Saya ingin mendalami ilmu kejawen, tolong beritahu ritual – ritualnya
    No hp. 082 138 887 886

  138. Riska Says:

    Puasa ngeruh itu boleh minum ga? puasa ngebleng itu satu hari satu malam atau sehari semalam? dari malam mpe sore / malam mpe pagi?
    saya masih binggung jalaninya

  139. Wong jowo Says:

    Perlu di ketahui “wong jowo” yg telah sampai pada ilmu jawanya rata-rata sudah siap mati dengan tujuan dari pada hidupnya.maksudnya akan mati tdk sia_sia karena sudah mengetahui tujuanya sebelum mati.(jadi tdk ada kata nanti,atau mbesuk,atau di kemudian baru akan tau stlh mati.sama aja bohong jika ad yg mengatakan akan tau setelah mati.)

  140. Nessa zerlina Says:

    Trims Banget untuk yang bikin artikel ini….biki sy tau manfaat berpuasa.!!

  141. inti hati Says:

    OJO RUMONGSO BISO , BISO RUMONGSO……!

  142. wisnu Says:

    kalo aku gama islam misal nya puasa idulfitri

  143. heru Says:

    puasa harus dibarengi dengan tutur,perilaku.lan prihatin.

  144. qayyum Says:

    siapa yang belum puasa muteh..ayuh dicuba tiha hari niat puasa sunat… berbuka puasa sama nasi putih sama air saja… begitulah orang miskin seperti kami puasa…dan berbuka….malah ada yang minum air puteh sahaja… Insaflah tobat…

  145. kenthus Says:

    wah pada pinter2an ilmu nih…..
    perlu di ingat,merasa pintar,menandan bahwa dirinya tidak pintar!ho2….

  146. satrio Says:

    Salam hangat smuanya…ruar biasa komentar2nya, makasih…,,krn skrg saya sedang puasa mutih dan sdh berjalan 4 hri dari niat 7 hari. Tidak ada niat khusus,,,hanya ingin mempertebal keimanan dgn kebersihan hati dan jiwa,tidak ada niat dgn melafazkan kalimat2 yang asing. Dan sy menjalani ini karena panggilan jiwa sy utk melakukan ini. Insya Allah,,, Allah ridho, krn sy faham Allah mempunyai sifat Ar Rahman. Bagi sobat lain yg ingin melakukannya fahami betul niat sobat ketika akan melakukan puasa ini, jgn sampai hal ini menjadi keFASIKkan apalagi keMURTADan diri sobat sekalian. Jujur krn cobaannya cukup berat, bahaya kalo ngga kuat. SELAMAT BERJUANG,,,,smoga kita berhasil……….!

  147. dita Says:

    selain tujuan nya puasa putih sprti yg d ats apkh bs mmbuat orng pandai, apkh puasa putih jg dpt d pkai untk ilmu hitam??
    puasa sprti itu sprti nya menakutkan wat saya, entah knp..
    tapi kalo senin kamis memang sudah ajaran langsung oleh nabi.
    saya juga bs brmain dngn filling, stiap pa yg saya ktkan mngkin sja trjadi. tp kalo saya melakukan puasa sprti itu da dampak tambahan scra positif??

  148. Pono Says:

    Wong joWO yo jawane..

  149. rosyid Says:

    Menurut Agama Islam Diharamkan Nggak Sich beberapa puasa datas………

  150. N.Imam Says:

    bagaimana caranya qta dpt melihat makhluk ghaib dgn tujuan meningkatkan iman kita pada Allah SWT, bahwa Allah menciptakan Jin dan setan

    • Kunty Kali Jaga Says:

      Nuwun sewu dumateng derek2 kulo sdanten . . . .
      Niki kulo m0ng pengen urun rembuk masalah puasa kejawen engkan sampun di paparakn ten inggil wau . . . Sak jane mbotn usah di permasalahkan atau di perdebatkan mslh dalil Nash puasa kejawen kranten seng nilai niku sanez awak2n npo niku poso kejawen termasuk yang di haramkan atau di perbolehkan . . . Toh yang menilai adlh gusti Allah.
      Mslh seng nglampahi nku bakal mlebet swargo utowo neroko,nku hak e seng kuwoso.
      Urep jok kenceng2 nemen po’o reeek . . . Mengko nggarai gelis mati. Koyo dhene wite preng . . . Lek kenceng nemen gelis di ketok ambek seng nduw.
      Hehehehehe . .
      Islam itu luwas dan luwes.

  151. mochfauzin Says:

    saya mw mengamalkan ajian semar kuning.saya butuh tata cara melalukan puasa mutih+patigeni. . .mhon penjelasan nxa makasihsemar kuning.saya butuh tata cara melalukan puasa mutih+patigeni. . .mhon penjelasan nxa makasih blz lwat email saja.

  152. santo Says:

    ga perlu kita ributkan masalah puasa ala kejawen , itu hanya budaya orang jawa untuk berperang melawan hawa nafsu , kejawen adalah budaya orang jawa bukan agama orang jawa dan jelas terpisah. yang lebih bijak kalau kita semua mempelajari budaya budaya yang lain boleh juga budaya arab atau budaya timur tengah agar ilmu dan wawasan kita terbuka luas..

  153. nurrohmatari@yahoo.com Says:

    .manungso urip sak dermo titah sawantah.
    .anane rogo pinongko piranti ndumadek’ake karso.
    .nyenyandang jejibahan ngracut bebudi luhur netepi darmaning satrio.
    .ular uler’e pitutur sepuh pinongko dedasaring laku.
    .ngurakapi rogo nyempyuh owah gingsiring mongso.
    .godo rencono runtut rinonce ora bakal sumekto.
    .gumregahe rogo nyetitek’ake roso jejagan olo.
    .amalan pakarti bakal langgeng ginowo pati.
    .lelaraning batin ngelambari dumadining ati kang nyawiji lahir terusing batin.

  154. RUDY Says:

    KITAB ARAB ITU KAN CUMA KITAB SEJARAH ORANG TERKENAL DAN BERPENGARUH JD ITU BUKAN WAHYU ILAHI… JD JANGAN DI SAMAKAN … APA APA KITAB ARAB… MENURUTKU RA MUTU GA ADA UNTUNGNYA JUGA….. BUKTINYA JUAG JD BANGSA JAJAHAN TERUS… JADI BANGSA BUDAK JADI BANGSA KULI ( MANUSIA TIDAK BERHARGA… KARENA KEBODOHAN…

  155. Ragil Says:

    Sebagai orang jawa ….. saya bangga bisa mengamalkan budaya puasa kejawen tersebut…….

  156. misol Says:

    bismillahirrohmanirrohim. puasa kejawen? tata cara melakukannya pun di dahului dg mandi besar. brarti hrs suci dr hadas kecil dan besar, sesuai syariat islam. selanjutnya sblm puasa pun niatnya dg menyebut asma Allah dan rosulNya. brati tdk syirik. tata caranya pun dg bersahur dan berbuka. brarti tdk melnceng dr syariat. klo kita mau belajar sejarah, baik islam yg datangnya dr tanah arab ataupun sejarah tentang leluhur jawa sebenarnya byk kesamaannya walaupun kemasannya berbeda. Nabi Muhammad sblm menjadi Rosul sering ke gua menyendiri mendekatkan dg Allah. Apakah salah klo org jawa bertapa ke dlm gua/di dlm kamar tdk keluar utk berdzikir pd Allah SWT. pada saat hijrah nabi Muhammad pernah masuk bersembunyi dlm gua bersama sahabatnya berdiri selama 3 hari 3 malam, krn guanya sempit hanya bs buat berdiri saja, duduk tidak bs apalagi rebahan. dan di artikel diatas disebutkan ada pula tirakat yg berdiri. sebenarnya tirakat jawa byk mengadopsi tingkah laku para nabi. baik sebelum jd nabi atau setelah menjadi nabi. puasa ngrowot termaksud lbh utk tdk memakan yg enak2 mengekang hawa nafsu. Syeh Abdul Qodir Jilani pd saat mengembara utk mengekang hawa nafsunya tdk memakan roti gandum minyak samin susu madu yg menjadi makanan pokok tanah arab semasa itu. mengenai lafal jawanya agar yg menjalankan lbh faham dan lbh mengerti niat sesungguhnya. orang skrng sj yg kurang faham maknanya. wong jowo lali jawane. semua tergantung niatnya. berbeda adlh biasa, menghormati yg tua menyayangi yg muda, tdk menyalahkan tp meluruskan dg teladan disertai senyuman dan teguran. mikul duwur mendem jero. dlm ajaran islam pun kita diajarkan tawadlu’ terhadap orang tua dan guru2 meneladani yg baik dan menutup aib/cela setiap orang. menang tanpo ngasorake. dlm berperang dulu Nabi Muhammad bersikap hormat thdp tawanan yg kalah perang. Apakah byk perbedaan/persamaannya antara islam dan kejawen? tergantung diri kita menyikapinya. Yg terpenting dalam melakukan sesuatu hrs ada dasarnya dan ada gurunya.

  157. galinggang djati Says:

    apa ajaran jawa harus di campur aduk dengan ajaran agama negara lain, sedangkan ajaran kejawen sendiri murni milik orang jawa dan tidak ada sangkut pautnya dengan ajaran agama dari bangsa lain.

  158. awani Says:

    MENARIK PENCERAHAN BARU

  159. mastur dadu Says:

    Kok pada ribut, kita harus sadar pada diri kita masing2, kalo kita mau ya di kerjakan, kalo kita gak mau ya biarkan aja

  160. naisya Says:

    kalo ajaran jawa asli sih gak gini bang,,islam juga gak gini,,ini sih penulisnya aja yang mungkin gak sekolah,,dicampur2in gak jelas,,,kalo dimirip2kan sama sunan kalijaga ya g kayak gini2 jg,,beliau itu ahli ma’rifat,dan pasti jg tahu persis antara perbedaan budaya jawa dan syariat islam walaupun dakwah dengan pendekatan kejawen…
    aq yo wong jowo,,kejawen i gak ngene…islam yo g ngene…iki wonge seng cengoh…

  161. sutriana Says:

    aku wong bodho….

  162. ardiansyah Says:

    setela membaca Qingin mnambah ilmu Q lg thank!

  163. fader Says:

    semua wajib tahu….

  164. andre Says:

    aq mo nanya mas,dlu aq prnah blajar ilmu kebatinan tp mata batin nggk bsa liat yg gaib2.apakah dengan puasa mutih dengan izin tuhan bisa terbuka mata batin aq trus bisa liat yg gaib mas…?trus tata caranya gimana mas ..?tolong balas ke email aq ya mas sinta.pantek@yahoo.com

  165. been aksara Says:

    Sangat menarik..ujungnya adalah upaya pendekatan dan penyucian diri pd Allah…

  166. sholkhan Says:

    q setuju.. puasa mutih emang boleh2 aja. asal kita jgn keluar dari lingkaran laiahaillallah… para kyai dan ulama jg sering melakukannya,, agar kita lebih mendekatkan diri kpd allah. q jga sering lakuin puasa mutih,, efeknya q jadi rajin beribadah.. jd sungguh2 dalam beribadah..

    yang menganggap puasa mutih syirik,, itu orangnya g pnah sekolah paling.. alias goblok.. wkwkwkwkwk…
    sekolah dulu sana mas,, wkwkwk

  167. Sholkhan Effendy Says:

    q setuju.. puasa mutih emang boleh2 aja. asal kita jgn keluar dari lingkaran laiahaillallah… para kyai dan ulama jg sering melakukannya,, agar kita lebih mendekatkan diri kpd allah. q jga sering lakuin puasa mutih,, efeknya q jadi rajin beribadah.. jd sungguh2 dalam beribadah..

    yang menganggap puasa mutih syirik,, itu orangnya g pnah sekolah paling.. alias goblok.. wkwkwkwkwk…
    sekolah dulu sana mas,, wkwkwk

  168. Frederick ramli Says:

    Saya mau bertanya,pantangan” apa saja dalam melaksanakan puasa putih?trimakasih

  169. Frederick ramli Says:

    Pantangan apa saja yang harus dihindarkan pada saat melakukan puasa putih?trimaksaih.. Tolong balas ke e”mail saya (fr1ramli@gmail.com)trimakasih banyak

  170. andi Says:

    ajarin aku siapa saja yang mau… aku ingin sekali ..
    mempelajari nya.. semua ilmu…

  171. Kang Raden Cikal Says:

    alhamdulillah… ada ilmu baru…
    saya setuju dengan sebagian artikel ini…

  172. mardhani Says:

    oh iya,saya numpang2 tanya2 buat para sesepuh,bagaimana cara bertawasul mengirimkan do’a kepada para junjungan dan orang yang mengijasahkan amalan tersebut,terutama buat orang tua kita,sebelum kita melaksanakan puasa tersebut di atas,terima kasih buat para sesepuh yang memberikan jawaban

  173. Evils Says:

    Nderek langkung niki.
    Kita sama2 tahu orang yg merasa dirinya benar adalah sjatinya adalah orang yg munafik.
    Kita jg sama2 tahu banyak jalan menuju surga.
    Apakah orang yg slain islam itu kafir,murtad.Dll.
    Kalo orang kristen kafir knapa Tuhan menurunkan nabi Isa dn kitab Injilnya.
    Agama adalah sbuah pilihan,dan kyakinan untuk mnuju surga..Jd gk prlulah kt sling sok pinter2an.
    Ada yg blg kalo bsa baca arab ato Al Quran kita bisa masuk surga,nah looo…Brarti enak jd orang arab donx biarpun suka berbuat dosa,krna bsa bhsa arab jd iso mlebu surgoo.Trus kalo org jawa kyk q dn yg lainnya gk tau bhs arab opo terus jatae mlebu neroko..

  174. hary Says:

    saya suka kejawen

  175. Anto Says:

    Apa dalm islam di boleh kn puasa mutih..?

  176. Evils Says:

    Nyuwun sewu..
    Bgi spa aja yg berkomentar
    kalo puasa kejawen itu,bidah,murtad,dn kafir.Botol(bdoh dn tolol)aja yg blg gtu.
    Emg di alquran ada ya tlisan
    hei org2 yg beriman ojo poso kyk wong jwo,mrgo kui haram,bidah,murtad,kafir.Enek to nang alquran tulisan kyk gtu.
    Nek gk sneng mbi cara posoe wong jowo enek hadits alquran sing unine ngene
    “qulu ra qulu untalen godhong zhati khasab”
    mulo to neg ajar agama ki ojo stengah2 jdi ya itu pgen kyk arab tp jdine arab patek genah,tau syariat tp gk tau hakikat,tau syariat dn hakikat tp gk tau makrifat.Ya itu jstru yg mrugikn org2 islam yg sjati krna kaum2 kalian yg mrasa pinter dn benar,makanya agama kalian di aggep agamane para teroris dn tkg ngebom.
    Salam tentrem dumateng tiang jowo.

  177. R. Aditya Hermawan Says:

    Hmmmm..sudahlah,bagaimana negara kita bisa maju sodara-sodara sekalian kalau cuma masalah puasa saja jadi ribut.
    Sudahlah,setiap wilayah mempunyai caranya masing-masing,tidak cuma di Jawa saja,di daerah lain juga ada.
    Ini merupakan salah satu wujud kita tidak melupakan adat istiadat dan budaya,ingat adanya kita sekarang karena adanya jaman sebelum kita.
    Kemudian masalah agama,apa sih yang sodara ributkan? Kanjeng Nabi tu juga orang dengan prihatin tinggi hingga akhirnya bliau mendapatkan tingkatan tertinggi dalam spiritual.
    Lalu,sudahlah,kalian tidak perlu membela Tuhan kalian,,TUHAN ITU TIDAK PERLU DIBELA, KARENA DIA YANG MAHA KUASA..
    Matur nuwun,,nyuwun ngapunten apabila ada salah-salah kata.

  178. Evils Says:

    Jika kmu mnjual mahal pda TuhanMU maka Dia akan membeli murah kpdmu.
    Di sni sapa jg yg ngributin mslh Tuhan.Cuma mslh puasa ala kejawen aja kn.
    Salae jg yg brpndapat mslh puasa jawa kok di sangkut pautke mbi hadist al quran.Kabeh ki kari sing nglakoni.Arep dinggo elek opo apik,trserah.Jdi bwt yg brpndapat puasa ala jawa salah i nek omg ben ojo gaco nyongor wae.
    Nek ada yg bela Tuhan gak boleh i akire pie,wi salah po bener.???
    Nek km mrasa pnya Tuhan trus Tuhanmu di caci maki mbi agama lain opo yo arep trimo mbi ridho.Nek krg prcyo coba nang kumpulan wong2 sing ngaji kae,trus dgn suara lantang jelek2in Tuhan mereka,hemm dlm 10 menit kmu msti bonyok akire mlebu RS.

  179. rifai Says:

    asal muasal puasa mutih di islam ato siapa yg melakukan pertama?? trus dalilnya apa??? ada yg tau

  180. Ki Djoko I Says:

    Wah kacau ini…Mohon pengertian dari saudara2 sekalian, Kejawen adalah budaya Jawa, merupakan warisan turun temurun dari leluhur…Pewarisan kawruh Kejawen atau falsafah Jawa dari generasi ke generasi berikutnya pada umumnya tidak disertai bahasa yang rasional dan mudah dipahami. Maka, sebagai akibatnya, kawruh Kejawen di masa kini banyak yang tidak dimengerti oleh orang Jawa sendiri. Bahkan kemudian banyak yang menganggap kawruh Kejawen atau klenik. Anggapan Kejawen sebagai tahayul atau
    klenik tersebut sudah pasti tidak nyaman dirasakan bagi kebanyakan orang Jawa. Oleh karena itulah, diperlukan penjelasan-penjelasan yang masuk akal tentang Kejawen guna menepis anggapan minor tersebut.

    Untuk itulah, diperlukan sebuah usaha penjelasan sekaligus upaya menggugah kesadaran Jawa untuk kembali memiliki kedaulatan spiritual hingga kembali berjaya dalam peradaban umat manusia. Saatnya Jawa menyumbangkan cita-cita peradaban umat manusia yang ayem tentrem kerta raharja.

    Jelas bahwa kawruh Kejawen adalah falsafah hidup orang Jawa. Merupakan sebuah kristalisasi pengalaman hidup orang Jawa sejak zaman prasejarah hingga zaman globalisasi saat ini. Sebagian besar merupakan hasil interaksi dan observasi orang Jawa dengan alam semesta di Pulau Jawa. Sudah barang tentu ditambah hasil interaksi dengan falsafah dan kebudayaan bangsa-bangsa lain yang berdatangan ke Jawa sejak ratusan tahun lalu.

    Dikarenakan sifat alam tanah Jawa vulkanis subur, warga masyarakat semenjak dahulu hidup bercocok tanam. Cara hidup agraris menjadi nuansa falsafah dan kebudayaan orang Jawa selalu selaras dengan suasana agraris yang mengutamakan mencapai kondisi masyarakat yang laras, ayem tentrem, dan rukun. Dengan demikian, tumbuh kembangnya naluri nalar dan rasa pangrasa orang Jawa selalu memuat tujuan dan upaya mencapai situasi dan kondisi masyarakat yang laras ayem tentrem kerta raharja dan rukun. Karena memiliki dasar tujuan yang seperti itu, maka menjadikan orang Jawa memiliki watak lower dan bisa menerima siapa saja sebagai saudara.

    Karena memiliki toleransi yang kuat, orang Jawa bisa menerima dengan baik masuknya falsafah dan kebudayaan bangsa lain.
    Selanjutnya malah bisa membaur dengan rukun. Konon orang Jawa pandai menyinergikan falsafah dan kebudayaan aslinya dengan semua falsafah dan kebudayaan lain yang diterima. Kejawen merupakan tuntunan atau ajaran hidup yang di dalamnya termasuk konsep kebertuhanan orang Jawa. Maka Kejawen juga mencakup masalah hubungan manusia dengan Tuhan, manusia dengan manusia, manusia dengan alam semesta seisinya yang khas orang Jawa. Sedemikian rumit dan luas cakupan Kejawen sehingga pada masa kini masyarakat Jawa sendiri banyak yang tidak memahami Kejawen itu sendiri. Bahwa teologi, mitologi, kepercayaan, tradisi, dan adat Jawa adalah masuk akal sering diabaikan, dianggap yang tidak-tidak. Oleh karena itulah, perlu pemahaman agar ada saling pengertian antarkomponen bangsa.

    Apa pun anggapan orang tentang Kejawen, kenyataannya sejauh ini Kejawen sudah berhasil mengampu perjalanan masyarakat Jawa sejak ribuan tahun yang lalu hingga kini. Maka Kejawen pasti memiliki sisi positif. Buktinya Jawa merupakan salah satu bagian bumi yang padat penduduknya. Posisi Jawa untuk Indonesia sangat penting. Pulau Jawa yang luasnya cuma 6 persen luas daratan Indonesia, namun menampung 60 persen penduduk Indonesia. Dengan demikian, jelas bisa dibuktikan bahwa situasi dan kondisi di Jawa sangat nyaman bagi umat manusia untuk berkembang biak dan bermukim.

    Kenyamanan itu salah satu penyebabnya adalah sistem kemasyarakatan Jawa yang beradab serta tidak senang konflik. Sistem kemasyarakatan sudah pasti terbangun oleh adanya falsafah hidup masyarakat yang tidak lain kawruh Kejawen. Begitu rupa beradab dan berbudayanya Jawa sehingga di pulau ini ada peninggalan tempat melaksanakan ritual agama seperti Borobudur yang megah dan Candi Prambanan yang anggun. Indah dan populis

    Yang sangat menarik adalah berkembangnya agama Islam yang tumbuh subur di Jawa sampai-sampai dinyatakan bahwa umat Islam terbesar dalam jumlah di dunia ini adalah Indonesia. Perlu diingat bahwa 60 persen penduduk Indonesia yang mayoritas beragama Islam tinggal di Jawa. Ingat juga tradisi halalbihalal pada hari raya Idul Fitri yang dikembangkan dari tradisi sungkeman khas Jawa. Selanjutnya berkembang pula menjadi tradisi mudik yang khas Jawa. Makna hari raya besar Islam ini menjadi indah dan populis. Kalau dikatakan bahwa Jawa sebelum masuknya agama-agama dari Asia daratan merupakan “zero zone” budaya kiranya tidaklah masuk akal. Karena banyak produk budaya Jawa yang kemudian mewarnai kebudayaan- kebudayaan Hindu, Buddha, dan Islam. Di antaranya bangungan-bangunan candi dan masjid di Jawa yang khas dan tidak diketemukan di tempat asal agama-agama tersebut. Demikian pula produk kesenian Jawa berupa gamelan, wayang, seni tari, batik, dan lain sebagainya jelas merupakan asli Jawa yang mempunyai kualitas dunia.

    Begitu kayanya ragam budaya Jawa yang merupakan hasil kreativitas masyarakat Jawa. Keragaman tersebut juga atas pengaruh kebudayaan pendatang sehingga tidak mudah menelusuri dan memilah serta memilih untuk menemukan yang asli Jawa. Namun begitu, masih bisa dikenali mengapa Jawa bisa menjadi media subur untuk tumbuh kembangnya agama-agama besar di dunia.

    Meskipun cakupan falsafah Jawa atau kawruh Kejawen sedemikian luas meliputi seluruh aspek kehidupan, ada beberapa pokok pandangan Jawa yang bisa dijadikan wacana dialog peradaban dan budaya. Pandangan atau konsep dasar falsafah Jawa meliputi adanya Tuhan, jagat raya, asal-usul manusia, mitologi Jawa, tata peradaban dan laku budaya, tata penanggalan dan basa atau carakan Jawa. Berpijak pada konsep Jawa tersebut maka bisa dipaparkan sumbangan pemahaman dan pandangan atau paradigma baru tentang wawasan kebangsaan kita. Bahkan, besar kemungkinan untuk menopang tegaknya peradaban Nusantara di mata dunia.

    Bahwa sampai saat ini peradaban dan budaya Bali telah mampu menundukkan hati nurani umat manusia seluruh dunia, maka Jawa yang memiliki akar peradaban dan budaya yang sama dengan Bali pasti mampu pula menundukkan hati nurani dunia. Kalau Bali diakui sebagai Pulau Dewata, maka Jawa bisa jadi Tamansarinya dunia.

    • fame Says:

      one hundred pursen setuju ki…seperti yang ditulis fahmi basa Msi, ahli matematika..tanah jawa, masyarakat jawa mempunyai tingkat spiritualisme yang tinggi. Ajaran” Manunggaling kawulo gusti”, seperti dalam surah al ikhlas. Borobudur konon adalh cerita dari nabi sulaiman, go to this link.

      http://vilaputih.wordpress.com/2011/08/18/jejak-nabi-ibrahim-di-tanah-jawa/

      Sulaiaman satu satunya nabi berdarah jawa, kata SU” adalah nama jawa. Siti hajar, nama siti adalah nama jawa. Emang klo islam kudu ngarab? (ARAB)

      Puasa mutih? Nah saya sangat tertarik dengan hal ini, klo kita pake konsep dualisme partikel gelombang eistein, dualisme tubuh dan jiwa,,,jiwa adalh entitas dari gelomabng. Cahaya polikromatik adalah cahaya yang terdiri atas banyak warna dan panjang gelombang. Contoh cahaya polikromatik adalah cahaya putih …
      Setiap zat/benda berwarna putih memiliki banyak panjang gelombang. Gelombang tersebut akan berinterferensi dengan gelombang jiwa manusia.

      tentu saja puasa mutih ini tidak dirancang dengn begitu saja. nenek moyang kita yang supereligius dan berperadaban tinggi telah merancang sedemikian sehingga terciptalah puasa mutih,,,

      aku tertarik dengan puasa mutih, kejawen perspektif sains/fiska modern, and religius. Harapanku bisa riset walau sekedar literatur and referensi…

    • fame Says:

      ijin copas kie, moga bermanfaat

  181. Ki Djoko I Says:

    Proses Masuknya Islam di Tanah Jawa

    Proses masuknya islam ke tanah Jawa dilakukan secara damai dengan cara menyesuaikan diri dengan adat istiadat penduduk lokal yang telah lebih dulu ada. Ajaran-ajaran Islam yang mengajarkan persamaan derajat, tidak membeda-bedakan si miskin dan si kaya, si kuat dan si lemah, rakyat kecil dan penguasa, tidak adanya sistem kasta dan menganggap semua orang sama kedudukannya dihadapan Allah telah membuat agama Islam perlahan-lahan mulai memeluk agama Islam.

    Proses masuknya Islam ke Indonesia dilakukan secara damai dan dilakukan dengan cara- cara sebagai berikut.

    – Melalui Cara Perdagangan
    Tanah Jawa dilalui oleh jalur perdagangan laut yang menghubungkan antara China dan daerah lain di Asia. Letak Tanah Jawa yang strategis ini membuat lalu lintas perdagangan di Indonesia sangat padat padat dilalui oleh para pedagang dari seluruh dunia termasuk para pedagang muslim. Para pedagang muslim ini banyak bermukim di daerah pesisir pulau Jawa dan Sumatera yang penduduknya masih menganut agama Hindu. Para pedagang ini mendirikan masjid dan mendatangkan para ulama dan mubalig untuk mengenalkan nilai dan ajaran Islam kepada penduduk lokal.

    – Melalui Perkawinan
    Bagi masyarakat pribumi, para pedagang muslim dianggap sebagai kelangan yang terpandang. Hal ini menyebabkan banyak penguasa pribumi tertarik untuk menikahkan anak gadis mereka dengan para pedagang ini. Sebelum menikah, sang gadis akan menjadi muslim terlebih dahulu. Pernikahan secara muslim antara para saudagar muslim dengan penguasa lokal ini semakin memperlancar penyebaran Islam di Nusantara.

    – Melalui Pendidikan
    Pengajaran dan pendidikan Islam mulai dilakukan setelah masyarakat islam terbentuk. Pendidikan dilakukan di pesantren ataupun di pondok yang dibimbing oleh guru agama, ulama, ataupun kyai. Para santri yang telah lulus akan pulang ke kampung halamannya dan akan mendakwahkan Islam di kampung masing-masing.

    – Melalui Kesenian
    Wayang adalah salah satu sarana kesenian untuk menyebarkan islam kepada penduduk lokal. Sunan Kalijaga adalah salah satu tokoh terpandang yang mementaskan wayang untuk mengenalkan agama Islam. Cerita wayang yang dipentaskan biasanya dipetik dari kisah Mahabrata atau Ramayana yang kemudian disisipi dengan nilai-nilai Islam.

  182. brandalz Says:

    gmn bacaan niat puasa weton…??
    trims.

  183. Petrick Star Says:

    Alhamdullilahhirrabbilalamin, dalam perguruan ilmu bela diri Tenaga dalam yang saya ikuti, juga ada Amalan seperti itu. jadi lebih jelasnya bisa tanya ke guru saya….. hehe

  184. wijaya Says:

    ass.wr.wb. mhn maaf jng diributkan masalah puasa tetap kita perpegang teguh pada pendirian kita ! kita tidak boleh sombong dan sok pinter krn hanya ALLAH SWT lah yang mempunyai predikat itu,kita hamba yang fakir dihadapanNYA,

    • fame Says:

      Pernyataan Anda itu membuat warga islam mandul, dalam bebrpa surat di Al-quran, terdapat surat yang mengatakan “dan tidakkah kamu berfikir” dan surat pertama yang turunadalah iqra’ (emang baca itu harus dengan tulisan aja). Penjelan di al-qur an itu terdiri ats perumusan yang lengkap, untuk penjabarannya butuh seorang ahli, ahli agama (nahwu syaraf, fiqih, syariat lan sak panunggalane) saja ga cukup, butuh penjabaran ahli kimia, fisika, matematika, geologi lan lia-liane. Dan warga kejawen konon memliki tingkat spiritualitas yang sangt tinggi, berperadaban tinggi. Ini bukan lah klenik, sama sekali bukan hanya saja pemahaman manusia sekarang hanya pada taraf fisika klasik (newtonian) konsep tesebut bisa dijelskan deng teori elektromagnetik. Tahu mengapa borobudur dibangun tanpa semen gersik, selain belum ada parik semen, mereka tahu konsep gelombang elektromagnetik, konon disana adalah daerah medan zero elktromagnetik dan konsep natigravitasi. So yang otaknya msih cetek sebaiknya tidak membaca artikel ini memang benar, ini hanya akan menambah musrik aja, kepada sang manunggaling kawula gusti Allah.

  185. fame Says:

    “kemampuan spiritual metafisik mereka dan untuk memperkuat hubungan mereka dengan saudara kembar gaib mereka yang biasa disebut SADULUR PAPAT KALIMA PANCER.:” wah,,,saya jadi teringat teorinya eistein tentang teori dejavu. kita punya kemabran di dimensi waktu yang berbeda, dan teori paradoks bintang kembar,,,sebenarnya klenik jawa merupakan hal yang sangat scientis hanya paengetahuan manusia, apalagi manusia indonesi masih cetek, masih menganut fisika klasik alias fisika newtonian, itupun gag tutuk. Saja jadi ingin bikin thesis tentang kejawen sains…kata teman saya seprti NOe letto, dia bachelor of physic and matehmatic kanada, katanya ingin mengembalikan peradaban budaya jawa dengan sainsnya. Saya sendiri masih cari literatur2…Kalau yang menemukan atlantis civilization di nusantara orang spanyol Prof santos, masak yang meneliti kebudayaan jawa orang luar juga. Asak tau aja museum jawa terlengkap ada di eropa belanda,BUKAN di jawa, ironis kan. Kita ini bangsa yang apatis dengan bangsanya sendiri. ironis kan.

  186. fame Says:

    (alenia diatas)”Para penghayat kejawen telah ‘menemukan’ metode-metode untuk membangkitkan spirit kita agar kita menjadi manusia yang kuat jiwanya dan luas alam pemikirannya, salah satunya yaitu dengan menemukan puasa-puasa dengan tradisi kejawen. Atas dasar konsep ‘antal maut qoblal maut’ diatas puasa-puasa ini ditemukan dan tidak lupa peran serta para ghaib, arwah leluhur serta roh-roh suci yang membantu membimbing mereka dalam peningkatan spiritualnya.”
    Hanya hanya membaca referensi dan gotak gatik gatuk,,,mungkin yang dimaksud roh disini adalah malaikat penghuni langit dan bumi sebagaiman hadist dibawah ini. Orang jawi menyebutnya roh, mungkin ini perbedaan suku kata yang dipengaruhi oleh latar budaya. Seperti orang jawi menyebut tuhan yang maha esa adalh ‘manunggaling kawula gusti” atau fengeran. Yeah somthing like that.

    “…..Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya Allah dan para Malaikat-Nya, serta para penghuni langit dan bumi, bahkan semut yang ada di dalam lubangnya dan juga ikan, akan mendo’akan orang yang mengajarkan kebaikan kepada ummat manusia”.
    (At-Tirmidzi, Kitab “al-’Ilm”, Bab “Maa Jaa-a fii Fadhlil Fiqhi ‘alal ‘Ibaadah” (V/50, no. 2685). Dishahihkan oleh al-Albani dalam kitab Shahiih Sunanut Tirmidzi (II/343). Lihat pula kitab Misykaatul Mashaahiih dengan tahqiq al-Albani (I/74, no. 213).”

    Intinya, keijawen itu kelihatannya klenik tapi kok terlihat nyata, Kita jangan lah sentimen, lebih baik skeptis, so kita mencari bukti atau fakta secara ilmiah atas kebenarannya atau mungkin kehilafannya.

    • Joker Says:

      saya kira tak usah dihubung2kan dengan kayakinan lain, tak ada dasarnya dalam kitab suatu agama juga tidak apa2. kejawen akan eksis dengan keluhurannya.

  187. Triyanto Says:

    Asslamualaikum………
    Sblum’a mhon ma’af,apabla komentar sya krang brkenan bgi penerima.”
    sya hnya ingin mnta pnjelsan cra mngaktifkan indra ke 6,
    mhon pnjlasan dn bimbingan’a.

    • Hamba allah yang tidak pernah luput dari Do'if Says:

      mohon maaf jika tulisan ini kurang berkenan bagi sedulur semua,,
      untuk mas triyanto, saya pernah di ijazahkan ilmu untuk melatih indra ke-6 kita dengan amalan dzikir yaitu;
      dawamkan / dzikirkan asma ya bathinu 9x putaran tasbih atau 900x bacaan setiap selesai sholat malam..selama 7 , insyaallah sampean bisa dapetin manfaatnya,,yang penting ikhlas dan sabar, ilmu itu datangnya dari Allah…semua tergantung niat kta aja,,

  188. Baehaki Says:

    Maz, maaf itu puasa mutih niatnya gimana ya, karena yang saya baca di atas tsebut hanya niat keramasnya saja,,
    terimakasih sebelumnya..

  189. vapor brothers Says:

    Does your site have a contact page? I’m having trouble locating it but, I’d like
    to send you an email. I’ve got some suggestions for your blog you might be interested in hearing. Either way, great blog and I look forward to seeing it develop over time.

  190. read this Says:

    Way cool! Some very valid points! I appreciate you writing this write-up plus the
    rest of the site is also really good.

  191. the magic of makeup review Says:

    Awesome post.

  192. sun Says:

    aslmu’alaikium,,,

    hehe,,,,

    iki lo tk siapi arit,linggis,pacul,parang,golok,,,
    sinten sing mboten trimo kantun milih piambak??

    luar biasa debt kprcayaan masing”,,,

    SEJAJARKAN
    SELARASKAN,,,

    walaikum salam,,,

  193. sun Says:

    asalamualaikum,,,

    hehe,,,
    iki ono arit,clurit,linggis,pacul
    spo sing g trimo
    kono podo pécel”lan??

    SEJAJARKAN
    SELARASKAN

    wasalam,,,

  194. susilo Says:

    sedulurku yang masih mau mencari ridha Illahi, mari kita sudi memperdalam isi. yang baru bisa puasa Romadhon itu sudah bagus, yang sudah bisa lebih itu pasti lebih bagus.
    kadang kita lupa bahwa Yang Mulia “Rosullullah” panutan kita, mendapatkan wahyu pertama kali tidak di masjid. beliau pertama kali mendapatkan wahyu bila tidak salah justru di Goa Hira.

    mestinya kita akan bertanya lebih lanjut…

    1. Ibadah apa beliau di gua Hira ?
    2. cukup puasa biasa atau seperti orang jawa bilang “bertapa”?

    yuk siapa yang tahu, syukur dengan hadis sahihnya

    dan yang tidak tahu, cukup renungkan tapi jangan komentar.

  195. Read more here Says:

    I am regular reader, how are you everybody?
    This post posted at this web site is in fact pleasant.

  196. Order Ted Baker B496 Black W Says:

    excellent publish, very informative. I’m wondering why the opposite specialists of this sector don’t understand this.

    You must continue your writing. I am sure, you’ve a great readers’ base
    already!

  197. setio Says:

    Jadilah Orang” Yg Berjalan Di Atas Al-Quran & Sunnah. LAKUKAN Yg Di Perintahkan & TINGGALKAN Yg Dilarang. Selesai. MAAF, Bukan Ingin Menggurui. Innalilahi Wa Inna Illaihi Roji’uun.

  198. tole Says:

    Waduh” ramene ta…..ah dagh gni ja yg mrasa ykin dgn kejawenny lakukan ja spenuh hati…
    Yg merasa islam ya lakukan syriatny jngn bs coment tpi lakunya nol bendol..wktunya shodaqoh amal y amal jngn al fatehah ja tpi dwik mu kluarkan tad,gus,kyai
    Bgi yg merasa abangan ya lakukan dgn spenuh hati pa yg jdi kyakinan..dperdebatkan jg kita gg tau hsil pnilaian allah sndiri dgn kyakinan smpyan…yg mmbuat abangan,kjawen,islam smua agama/kpercyaan d dunia ini jg ALLAH la mau dperpnjang kmna jg perdebatan jg gg da ujungny la wong kukuh dgn pmikirannya sndiri” owalah wong ws to…sg pnting dilakoni,diyakini wae opo sg ddi pilihane pnjenengan sdoyo…ok boss

  199. tirto wilis Says:

    الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ , banyak yang baca blog ini, berarti keingin tau an kita terhadap suatu budaya masih tinggi,,
    – bagi yang merasa orang jawa, leluhur jawa memang mempunyai kecerdasan dan spiritual yang tinggi, memiliki pemikiran dan kemampuan yang super dasyat, kebesaran leluhur jawa telah dibuktikan misalnya kebesaran kerajaan majapahit dan kerajaan lain yang membuktikan bahwa taraf kemampuan leluhur sangat tinggi, begitu juga dengan ajaran yang mereka wariskan kepada kita’ bagi yang mau menerima’ sangat luat biasa.
    Bagi yang merasa islam: boleh merasa beragama islam tapi belum tentu islam menganggap kita bagian dari islam. Kita laksanakan yang telah diajarkan oleh Rosululloh SAW dan pelajari Al-Quran dengan baik, jangan belajar seputar kulit nya saja, dalamin juga isinya. Ibarat kelapa, kalo mau makan daging kelapa atau air kelapa jangan diraba kulitnya aja tapi harus dibuka masih ada serabut dan batok kelapa yang mesti dibuka dengan usaha dan cara.

  200. ikor Says:

    tolong jangan Hanya berdebat saja dong….Tapi tolong beritahu Hasilnya???? Setelah menjalankan Puasa-Puasa Tersebut Apa saja Pengalaman-pengalaman Di dapat???? Apakah bisa membuat Seseorang jadi kaya Raya…Karena percuma saja punya Indra ke 6 tapi hidupnya tetap miskin dan serba kekurangan dan banyak hutang…Apakah Puasa-puasa ini bisa menaikan Derajat kita menjadi orang yang bergelimang harta….Kalo memang bisa saya tertarik untuk mencoba menjalankannya tapi berikan dulu contoh dari yang sudah berhasil menjalankannya……bukannya saya gila harta…. tapi karena memang Kehidupan di dunia ini harus pakai Uang dan sekarang Apa saja sudah sangat-sangat mahal harganya…mencari uang yang haram saja Susah..terlebih lagi yang halal…..percuma jadi orang yang pintar banyak bicara tapi hutangnya banyak atau percuma orang yang tinggi ilmunya tapi Miskin,serba kekurangan Dan banyak hutangnya….Mudah-mudah di sini ada yang bisa memberitahu dan bisa membuktikan puasa yang bisa menaikan derajat kita menjadi orang yang bergelimang harta dan berkecukupan sampai 7 turunan………agar kita tidak menjadi orang yang Terhina di muka bumi ini….terimakasih

  201. subandono Says:

    Puasa Weton itu adalah peninggalan dari Leluhur kita, jgn dikait2kan dg Agama. Karena itu berasal dr hasil lelaku yg sdh pernah dijalani & berdasar Budaya Jawa. Bagi yg enggak ngerti lbh baik tdk mengatakan spt itu. Saya Muslim tp saya jg menghormati adat istiadat Luhur tersebut, dan saya telah membuktikannya sendiri. Dengan berpuasa Weton, saya lbh mawas diri, dan alhamdulillah do’a saya selalu terkabul ketika ditambah berpuasa weton, spt diterima bekerja sesuai dg keinginan saya. tapi saya jg tdk meninggalkan Puasa daud dan sholat berjama’ah. Masih byk lagi keutamaan Puasa Weton tsb, yg tdk saya jabarkan disini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: